Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu

Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu
Pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam pertandingan La Liga melawan Elche, Rabu (16/9/2026). (c) AP Photo/Alberto Saiz

Bola.net - Kylian Mbappe mengungkap alasan dirinya menolak kesempatan bergabung dengan Liverpool pada 2017. Saat itu, sang ibu, Fayza Lamari, justru sangat ingin putranya menerima tawaran The Reds dan bermain di Anfield.

Mbappe masih berusia 18 tahun ketika bertemu Jurgen Klopp dan jajaran petinggi Liverpool. Pertemuan tersebut berlangsung di dalam jet pribadi ketika mereka terbang mengelilingi kawasan Nice di Prancis selatan untuk membahas kemungkinan transfer.

Ketika itu, Mbappe masih memperkuat AS Monaco dan akhirnya memilih Paris Saint-Germain. Ia bergabung dengan PSG melalui skema peminjaman terlebih dahulu yang disertai kewajiban pembelian senilai 165,7 juta pounds.

Lamari bahkan sudah mengunjungi Liverpool untuk melihat langsung kota, stadion, serta suasana klub. Namun, Mbappe memiliki pertimbangan pribadi yang membuatnya lebih memilih PSG dibandingkan mengikuti keinginan sang ibu.

1 dari 5 halaman

Mbappe Akui Liverpool Sempat Menarik Minat

Kiper Elche Matias Dituro (kanan) berhadapan dengan pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Madrid di Elche, Spanyol, Selasa, 15 September 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Kiper Elche Matias Dituro (kanan) berhadapan dengan pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Madrid di Elche, Spanyol, Selasa, 15 September 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Mbappe mengakui Liverpool merupakan salah satu pilihan yang serius ketika dirinya harus menentukan klub berikutnya. Ketertarikan tersebut semakin kuat karena sosok Klopp yang ketika itu menjadi manajer The Reds.

Lamari juga secara terbuka mendorong Mbappe untuk menerima tawaran Liverpool. Ia bahkan datang langsung ke kota tersebut dan mengunjungi Anfield sebelum memberikan pandangannya kepada sang putra.

"Saat itu saya masih bermain di Monaco. Saya harus mengambil keputusan. Dan ya, saya sudah dekat dengan Liverpool," kata Mbappe kepada The Athletic.

"Ibu saya adalah penggemar berat Jurgen Klopp dan tujuan favorit ibu saya adalah Liverpool. Dia ingin saya pergi ke sana," lanjut Mbappe.

2 dari 5 halaman

Sang Ibu Jatuh Cinta dengan Anfield

Pemain Atletico Madrid Giuliano Simeone (kanan) berebut bola dengan pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam pertandingan La Liga, Minggu (20/9/2026). (c) AP Photo/Bernat Armangue

Pemain Atletico Madrid Giuliano Simeone (kanan) berebut bola dengan pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam pertandingan La Liga, Minggu (20/9/2026). (c) AP Photo/Bernat Armangue

Lamari tidak hanya memberikan saran kepada Mbappe dari kejauhan. Ia mendatangi Liverpool untuk melihat stadion dan bertemu sejumlah orang di klub sebelum membayangkan putranya bermain di Anfield.

Pengalaman tersebut membuat Lamari semakin yakin bahwa Liverpool merupakan tempat yang tepat untuk Mbappe. Ia bahkan menyempatkan diri menonton beberapa pertandingan agar dapat merasakan atmosfer stadion secara langsung.

"Saya tidak mendengarkannya karena saya ingin bermain di kota saya, Paris. Saya tidak ingin meninggalkan negara saya sebelum menjadi seseorang. Tetapi ya, ibu saya selalu berkata, 'Liverpool, kamu akan berada di sana, bermain di Anfield, itu akan luar biasa untukmu.' Saya menjawab, 'Oke!'" ujar Mbappe.

"Dia pergi ke sana untuk tahap awal negosiasi. Dia pergi ke kota, stadion, bertemu orang-orang. Dia berkata, 'Ini klub yang luar biasa, semua orang sangat baik, ini klub yang seperti keluarga, klub besar.' Dia pergi ke Anfield dan jatuh cinta dengan tempat itu. Dia menonton beberapa pertandingan sendirian untuk merasakan atmosfernya karena dia ingin membayangkan saya berada di stadion itu," lanjut Mbappe.

3 dari 5 halaman

Mbappe Sempat Bertemu Jurgen Klopp

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Selain pertimbangan dari keluarganya, Mbappe juga memiliki kesempatan berbicara langsung dengan Klopp. Pertemuan tersebut terjadi ketika pemain asal Prancis itu berada di dalam pesawat bersama sang pelatih untuk membahas proyek Liverpool.

Mbappe mengaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan Klopp dan menaruh rasa hormat besar kepada mantan manajer Liverpool tersebut. Meski demikian, ia tetap memiliki pertimbangan lain yang membuat keputusan akhirnya berbeda.

"Sepanjang waktu kami berbicara. 'Bagaimana menurutmu, Bu?' Dia menjawab, 'Menurut saya, kamu harus pergi ke Liverpool.' Saya berkata, 'Oke, oke, oke!' karena Jurgen Klopp adalah manajer yang luar biasa. Saya bertemu dengannya dan memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Saya sangat menghormatinya," kata Mbappe.

"Saya ingat kami berada di pesawat dan berputar-putar di udara sementara dia menjelaskan proyeknya. Saya berkata, 'Anda tidak perlu meyakinkan saya. Anda adalah Jurgen Klopp, ini Liverpool, klub hebat, jadi tentu saja kalau saya berada di sini, berarti saya tertarik,'" ungkap Mbappe.

4 dari 5 halaman

Mbappe Pilih PSG demi Bermain di Kota Kelahiran

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe (kiri), berebut bola dengan pemain Real Betis, Fran Garcia, dalam pertandingan Liga Spanyol, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe (kiri), berebut bola dengan pemain Real Betis, Fran Garcia, dalam pertandingan Liga Spanyol, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Mbappe tetap melihat Liverpool sebagai klub besar dengan proyek yang menarik. Namun, kesempatan untuk membela tim dari kota kelahirannya membuat PSG memiliki daya tarik yang tidak dapat ia abaikan.

Ia menilai keputusan tersebut tetap akan memberikan hasil positif karena kedua klub merupakan bagian dari jajaran tim terbesar di dunia. Pada akhirnya, Mbappe memilih Paris karena ingin membuktikan kemampuannya di hadapan publik kota tempat ia dibesarkan.

"Tetapi saya memiliki hal lain, proyek lain, yang juga bagus. Saya mengatakan kepadanya, 'Apa pun keputusan yang saya ambil akan menjadi keputusan yang baik karena kita sedang membicarakan beberapa klub terbesar di dunia,'" ujar Mbappe.

"Ini cerita yang lucu. Tetapi pada akhirnya, saya memutuskan pergi ke PSG karena bagi saya, yang lahir dan besar di Paris, tidak ada perasaan yang lebih baik daripada menunjukkan bahwa saya bisa menjadi seorang bintang di kota kelahiran saya," tegas Mbappe.

Sumber: Liverpool Echo

5 dari 5 halaman

Klasemen La Liga


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL