Bola.net - Selama tiga tahun berturut-turut, dan memperingati Hari Internasional Penghapusan Diskriminasi Rasial pada tanggal 21 Maret, LALIGA EA SPORTS mengembangkan konsep #1voiceVSRACISM. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemberantasan rasisme dalam segala aspek kehidupan.
Selama Matchday 29 di LALIGA EA SPORTS dan Matchday 31 di LALIGA HYPERMOTION, akan ada beberapa inisiatif yang akan menyoroti perjuangan LALIGA melawan rasisme:
LALIGA Anthem: Bekerja sama dengan Little Spain, sebuah anthem akan dimainkan untuk menunjukkan pentingnya menyatukan suara untuk melawan rasisme secara bersamaan. Di stadion, para penggemar dari 42 klub LALIGA akan mendengarkan syair inspiratif dari anthem ini: There are colors scattered all over the planet; under your clothes; and the same thing happened to my heart; I will love you above all else; outside the badge; only together can we win.
Hari Pertandingan: Seperti tahun-tahun sebelumnya, para pemain LALIGA akan menunjukkan komitmennya dalam memerangi rasisme dengan mengenakan kaos yang sudah disesuaikan di awal pertandingan. Sekali lagi, kaos yang ini juga akan tersedia di EA SPORTS FC 24 mulai 14 Maret hingga 21 Maret. Selain itu, selama pertandingan, elemen visual juga akan dimasukkan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan penggemar. Di stadion, informasi tentang inisiatif ini juga akan ditampilkan di berbagai titik, seperti LED lapangan, papan iklan, ban kapten, dan papan skor video. Fans dan klub juga diharapkan dapat menyampaikan pesan mereka sendiri terhadap rasisme selama periode ini, sehingga mereka juga dapat membantu menjadikan kampanye ini lebih besar bersama-sama.
EA SPORTS FC 24: Perjuangan melawan rasisme juga hadir dalam video game seperti pada kesempatan sebelumnya. Hal ini dilakukan dengan jersey sama yang akan dikenakan oleh para pemain LALIGA sebelum pertandingan mereka. Mulai tanggal 14 Maret hingga 21 Maret, yang merupakan Hari Internasional Penghapusan Diskriminasi Rasial, jersey ini akan tersedia dalam mode Ultimate Team EA SPORTS FC 24, sehingga pemain dapat menggunakannya dalam pertandingan mereka.
Bola PUMA Spesial: Bola yang digunakan pada Matchday 29 di LALIGA EA SPORTS dan Matchday 31 di LALIGA HYPERMOTION akan menjadi edisi khusus yang terinspirasi oleh warna kampanye ini, didasarkan pada konsep yang dibuat oleh grup seni urban Boa Mistura, menggunakan satu warna sebagai simbol kekuatan dan warna lain sebagai simbol keberagaman. Ditambah lagi, Liga F juga akan menggunakan bola dengan logo kompetisi mereka pada tanggal yang sama untuk menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan tersebut.
Sumber: LALIGA
Klasemen LALIGA

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain yang Cuma Numpang Lewat di Barcelona
Editorial 18 Maret 2024, 16:01
-
LALIGA Tingkatkan Level Perang vs Rasisme
Liga Spanyol 18 Maret 2024, 13:48
-
Rekor Itu Masih Dipertahankan Barcelona
Liga Spanyol 18 Maret 2024, 10:31
-
Bocor, Gerard Pique Spill 2 Kandidat Pelatih Anyar Barcelona
Liga Spanyol 18 Maret 2024, 09:30
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR