Bola.net - Kebijakan pembagian uang hak siar televisi yang kurang merata di Liga Spanyol kembali mendapatkan kritikan. Kali ini presiden Sevilla, Jose Maria Del Nido, yang bersuara keras mengenai ketimpangan pembagian hasil antara Real Madrid dan Barcelona dengan klub Spanyol lainnya.
Saat ini klub-klub di Spanyol tengah bernegosiasi untuk mendapatkan paket penjualan terpisah dengan stasiun televisi terkait, setelah selama ini Barcelona dan Madrid mendapatkan 50 persen bagian dari keseluruhan dana hak siar.
"Liga Premier Skotlandia saja masih lebih kompetitif ketimbang Liga Spanyol," sindir Del Nido dihadapan reporter.
"Di sini, tim yang tampil sebagai juara dan runner up bisa memiliki jarak sampai lebih dari 40 poin dari klub yang tidak tampil di zona Eropa. Saya rasa Liga Spanyol adalah satu-satunya kompetisi yang jarak antara juara dan juru kuncinya bisa mencapai lebih dari 70 poin."
Del Nido berharap agar pemerintah Spanyol bisa turun tangan juga untuk meminimalisir kesenjangan yang terjadi di Liga Spanyol tersebut.
"Saya berharap pembagian hasil hak siar bisa lebih kolektif lagi. Dengan pembagian yang lebih adil, kompetisi juga akan berjalan lebih kompetitif."
"Apakah anda percaya bahwa tim dengan dana 30 juta Euro akan sama kuatnya dengan tim yang memiliki 15 juta Euro?" imbuh Del Nido lagi.
Pria 56 tahun ini menutup pernyataannya dengan membandingkan kondisi yang terjadi di Spanyol dan kompetisi besar Eropa lainnya.
"Liga Eropa lainnya berjalan lebih kompetitif karena pembagian hasil hak siar mereka lebih kolektif. Lihat saja di Inggris, Prancis, Italia... Rasio distribusi 10:1 tak pernah ada." [initial]
Saat ini klub-klub di Spanyol tengah bernegosiasi untuk mendapatkan paket penjualan terpisah dengan stasiun televisi terkait, setelah selama ini Barcelona dan Madrid mendapatkan 50 persen bagian dari keseluruhan dana hak siar.
"Liga Premier Skotlandia saja masih lebih kompetitif ketimbang Liga Spanyol," sindir Del Nido dihadapan reporter.
"Di sini, tim yang tampil sebagai juara dan runner up bisa memiliki jarak sampai lebih dari 40 poin dari klub yang tidak tampil di zona Eropa. Saya rasa Liga Spanyol adalah satu-satunya kompetisi yang jarak antara juara dan juru kuncinya bisa mencapai lebih dari 70 poin."
Del Nido berharap agar pemerintah Spanyol bisa turun tangan juga untuk meminimalisir kesenjangan yang terjadi di Liga Spanyol tersebut.
"Saya berharap pembagian hasil hak siar bisa lebih kolektif lagi. Dengan pembagian yang lebih adil, kompetisi juga akan berjalan lebih kompetitif."
"Apakah anda percaya bahwa tim dengan dana 30 juta Euro akan sama kuatnya dengan tim yang memiliki 15 juta Euro?" imbuh Del Nido lagi.
Pria 56 tahun ini menutup pernyataannya dengan membandingkan kondisi yang terjadi di Spanyol dan kompetisi besar Eropa lainnya.
"Liga Eropa lainnya berjalan lebih kompetitif karena pembagian hasil hak siar mereka lebih kolektif. Lihat saja di Inggris, Prancis, Italia... Rasio distribusi 10:1 tak pernah ada." [initial]
(foes/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ancelotti Yakinkan Di Maria tak Hengkang
Liga Spanyol 6 September 2013, 23:52
-
Ronaldo Masih Pemain Termahal Dunia?
Liga Spanyol 6 September 2013, 22:49
-
Madrid Cicil Harga Bale Tapi Spurs Dapat Tunai
Liga Champions 6 September 2013, 21:54
-
Tardelli: Juventus Sudah Selevel Madrid
Liga Champions 6 September 2013, 21:34
-
Albiol: Musim Lalu Atmosfer Madrid Yang Terburuk
Liga Champions 6 September 2013, 20:07
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10




















KOMENTAR