Pau Cubarsi Pemain Istimewa, Dewasa Melampaui Usianya

Pau Cubarsi Pemain Istimewa, Dewasa Melampaui Usianya
Pau Cubarsi menghalau bola dari kejaran Robbie Ure di laga Sevilla vs Barcelona, Minggu (20/9/2026) (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Pau Cubarsi mendapat pujian tinggi dari Aymeric Laporte setelah keduanya menjadi pasangan bek tengah Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Keduanya hanya kebobolan satu gol ketika bermain bersama sepanjang turnamen.

Laporte menilai Cubarsi memiliki kualitas yang jarang dimiliki pemain seusianya. Bek Athletic Bilbao itu secara khusus mengagumi kematangan dan kemampuan Cubarsi dalam membaca situasi berbahaya.

Penilaian tersebut menjadi gambaran mengenai perkembangan bek Barcelona itu di level internasional. Laporte bahkan menilai Cubarsi mampu menghindari kesalahan yang lazim dilakukan pemain muda ketika menghadapi situasi sulit di lini belakang.

1 dari 4 halaman

Kematangan Jadi Kekuatan Utama

Laporte menilai pengambilan keputusan menjadi salah satu aspek paling menonjol dari permainan Cubarsi. Sang bek muda tidak mudah mengambil risiko ketika situasi di lapangan membutuhkan keputusan yang aman.

"Dia pemain yang sangat muda dan bisa diandalkan. Dia tidak melakukan kesalahan yang biasanya dilakukan pemain seusianya, yang sering mengambil terlalu banyak risiko dan tidak menyadari di mana bahaya berada," kata Laporte.

Cubarsi juga masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Namun, fondasi permainannya sudah membuat Laporte memberikan penilaian tinggi terhadap perkembangan bek Barcelona tersebut.

2 dari 4 halaman

Laporte Juga Puji Lamine Yamal

Selain Cubarsi, Laporte memberikan apresiasi kepada Lamine Yamal yang juga menjadi bagian penting Timnas Spanyol. Winger Barcelona itu dinilai memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan dari sisi lapangan.

Laporte menjelaskan bahwa Yamal kerap memaksa lawan mengerahkan lebih dari satu pemain untuk menghentikannya. Kualitas teknik sang pemain membuat penjagaan terhadapnya menjadi pekerjaan yang sulit.

"Dia pemain yang benar-benar memberikan perbedaan. Dia selalu menarik lebih dari satu pemain untuk menghadapinya sehingga sangat sulit dihentikan. Secara teknik, dia luar biasa dan akan terus berkembang," ujar Laporte.

3 dari 4 halaman

Potensi Duet Berlanjut di Barcelona

Laporte juga sempat dikaitkan dengan Barcelona setelah Piala Dunia 2026. Ada kemungkinan ia bereuni dengan Cubarsi di level klub, tetapi kepindahan tersebut pada akhirnya tidak terwujud.

Cubarsi sebelumnya juga pernah membuka kemungkinan bermain bersama Laporte di level klub. Namun, Athletic Bilbao tetap mempertahankan bek berpengalaman tersebut.

Laporte kemudian membahas tidak pernah membela Barcelona atau Real Madrid sepanjang kariernya. Ia menilai kedua klub memiliki pengaruh besar terhadap profil seorang pemain, terutama dari sisi eksposur global.

Percakapan itu turut membahas kandidat Ballon d'Or. Laporte tidak memilih satu nama dan menyebut Harry Kane, Lamine Yamal, serta Rodri sebagai pemain yang bisa masuk persaingan.

Sumber: Barca Universal

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL