Bola.net - - Santiago Solari menegaskan bahwa pesepak bola profesional juga membutuhkan waktu untuk beristirahat demi menjaga daya tahan tubuh dan fokus mereka dalam semusim. Pelatih Real Madrid ini berkata bahwa pesepak bola profesional juga bisa kelelahan menghadapi jadwal yang begitu padat.
Pesepak bola memang tampak seperti pekerjaan impian banyak orang. Betapa tidak, mereka bisa menyalurkan hobi mereka sekaligus mendulang banyak uang. Namun, yang sering diabaikan adalah bahwa mereka juga harus membuktikan komitmen penuh.
Solari bicara soal jadwal Madrid yang begitu padat dalam dua bulan ke depan. Los Blancos harus bermain setiap tiga hari, dan kondisi ini berpotensi membuat para pemain begitu lelah.
Oleh sebab itu, Solari mencoba mengingatkan kembali bahwa pesepak bola bukanlah mesin. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:
Bulan Sibuk
Bulan Januari dan Februari ini jelas akan membuat Real Madrid begitu sibuk. Solari menjelaskan bahwa skuat Madrid harus siap bermain tiga hari sekali, untuk melakukan itu, mereka harus menjaga energi mereka tetap tinggi.
"Kami menghadapi bulan yang begitu sibuk di depan kami, sebab saat ini kami akan melakoni pertandingan setiap tiga hari," ujar Solari di laman resmi realmadrid.
"Hal yang paling penting adalah bagaimana kami bisa menjaga level energi kami di pertandingan dan bahwa kami sudah mulai menyambut kembalinya pemain-pemain yang cedera. Juga, penting bagi kami tidak diserang cedera lainnya."
Bukan mesin

Solari menegaskan bahwa pesepak bola bukanlah mesin, bermain tiga hari sekali sangatlah melelahkan bagi para pemain. Oleh sebab itu, dia meminta dukungan sepenuhnya dari suporter.
"Pemain sepak bola bukanlah mesin. Rasanya sulit ketika anda harus bermain setiap tiga hari sekali dan harus siap menghadapi itu serta memberikan yang terbaik."
"Kunci utama di liga ini adalah bahwa kami bisa terus mendaki klasemen dan harus terus memangkas jarak karena ini adalah pertarungan sampai akhir," tutup Solari.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas lima agenda besar Timnas Indonesia pada tahun 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesan Eks Bos Wales untuk Ramsey: Jangan Seperti Gareth Bale!
Liga Inggris 6 Januari 2019, 22:00
-
Solari: Isco Bisa Bermain di Mana Pun
Liga Spanyol 6 Januari 2019, 15:00
-
Solari Diminta Bawa Madrid Juara Jika Tak Ingin Digusur Mourinho
Liga Spanyol 6 Januari 2019, 06:00
-
Harapan Solari untuk Marcelo dan Gareth Bale yang Doyan Cedera
Liga Spanyol 6 Januari 2019, 03:00
-
Juventus Kebut Negosiasi Kontrak Baru Massimiliano Allegri
Liga Italia 6 Januari 2019, 02:00
LATEST UPDATE
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR