Pendekatan Kebapakan Hansi Flick Berbuah Manis di Barcelona

Pendekatan Kebapakan Hansi Flick Berbuah Manis di Barcelona
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memeluk Marc Bernal sebelum memasuki lapangan pada laga La Liga antara Barcelona vs Valencia, Minggu, 14 September 2025 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona meraih momentum penting setelah memastikan tiket semifinal Copa del Rey lewat kemenangan atas Albacete. Gol penentu dicetak Ronald Araujo pada babak kedua, sekaligus menegaskan peran emosional sang bek dalam perjalanan tim.

Momen itu memiliki arti khusus karena Araujo baru melewati periode sulit terkait kesehatan mental musim ini. Kemenangan tersebut menjadi penguat kepercayaan diri sekaligus simbol kebangkitan personalnya.

Usai peluit akhir berbunyi, Araujo berlari ke pinggir lapangan dan memeluk Hansi Flick. Gestur itu mencerminkan hubungan dekat antara pelatih asal Jerman dan para pemainnya.

1 dari 3 halaman

Flick Seperti Ayah di Barcelona

Selebrasi kapten Barcelona, Ronald Araujo setelah mencetak gol ke gawang Albacete di Copa del Rey, 4 Februari 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Selebrasi kapten Barcelona, Ronald Araujo setelah mencetak gol ke gawang Albacete di Copa del Rey, 4 Februari 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Araujo mengungkapkan arti besar kehadiran Flick bagi para pemain. “Dia seperti ayah bagi kami; semua orang sangat menyayanginya,” kata Araujo, “Saya memeluknya karena dia luar biasa bagi saya.”

Laporan Mundo Deportivo menjelaskan bahwa perlakuan ala ayah dari Flick menjadi faktor penting dalam kesuksesan Barcelona musim ini. Gaya kepemimpinannya dipandang sebagai contoh pendampingan personal yang efektif dalam mengelola situasi sensitif pemain.

Pendekatan tersebut terlihat jelas ketika Flick membantu Araujo kembali ke level elite setelah sempat menepi karena masalah kesehatan mental. Ia menempatkan aspek manusia sebagai fondasi sebelum menuntut performa maksimal di lapangan.

Perlindungan serupa juga diberikan kepada bintang muda Lamine Yamal. Flick berperan sebagai perisai dari tekanan lingkungan eksternal dan tuntutan besar Timnas Spanyol terhadap pemain remaja itu.

Dengan mengontrol faktor pribadi yang dapat memengaruhi penampilan, Flick menjaga generasi muda tetap membumi. Ia pernah menyatakan, “Ego membunuh kesuksesan,” sebagai prinsip utama dalam membangun tim.

2 dari 3 halaman

Dampak pada ruang ganti Barcelona

Fermin Lopez merayakan gol kedua timnya dalam laga Liga Champions antara Slavia Praha vs Barcelona di Fortuna Arena, 22 Januari 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Fermin Lopez merayakan gol kedua timnya dalam laga Liga Champions antara Slavia Praha vs Barcelona di Fortuna Arena, 22 Januari 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Hasil dari pendekatan tersebut tampak pada loyalitas para pemain terhadap sang pelatih. Ikatan emosional menjadi bagian penting dalam atmosfer ruang ganti Barcelona yang semakin solid.

Flick juga menunjukkan perhatian personal di luar lapangan. Ia mengunjungi Gavi di rumah sakit setelah operasi dan tetap menjalin komunikasi intens dengan Marc Bernal yang mengalami cedera lutut serius.

Selain itu, kemampuan persuasinya membuat Fermin Lopez bertahan meski mendapat tawaran menarik dari Chelsea. Eric Garcia pun diyakinkan untuk tetap bersama klub di tengah minat dari Girona.

Kepergian Dro ke PSG menjadi satu-satunya catatan pahit dalam proses ini. Akan tetapi, suasana umum di Barcelona menggambarkan sebuah keluarga yang dipimpin pelatih yang menghargai para pemainnya sebagai manusia.

Sumber: Barca Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL