
Bola.net - Ada banyak faktor penyebab kekalahan Barcelona dari Sevilla, dan Ronald Koeman menyoroti salah satunya. Menurut Koeman, Barca seharusnya mendapatkan penalti dan bisa menyamakan kedudukan.
Kamis (11/2/2021), Barca keok 0-2 dalam kunjungan ke markas Sevilla pada duel leg pertama semifinal Copa del Rey 2020/21. Barca main cukup baik, hanya gagal mencetak gol dan justru kebobolan karena kesalahan sendiri.
Gol pertama Sevilla dicetak Jules Kounde di menit ke-25, lalu Ivan Rakitic menggandakannya di menit ke-85. Di antara dua gol ini, saat skor masih 1-0, ada insiden yang mungkin bisa jadi penalti untuk Barca.
Apa kata Koeman soal penalti ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Keraguan penalti
Kala itu di menit ke-70, Jordi Alba tampak dijatuhkan lawan di kotak penalti. Insidennya jelas, tapi wasit Mateu Lahoz yakin pelanggaran terjadi di luar kotak penalti.
Anehnya wasit bahkan tidak menggunakan VAR untuk meninjau ulang insiden tersebut. Inilah yang membuat Barca ragu.
"Selalu ada keraguan soal penalti. Semua orang berkata pada saya bahwa itu penalti. Mereka membuat pelanggaran, tapi pelanggaran-pelanggaran cerdas," ujar Koeman kepada Marca.
"Kami punya peluang-peluang kami. Ada VAR, tapi saya kira seharusnya itu penalti."
Lawan tim tangguh
Terlepas dari insiden tersebut, Koeman mengakui Sevilla merupakan lawan yang merepotkan. Barca sebenarnya bermain baik, hanya Sevilla tahu memaksimalkan kekuatan tim mereka dalam duel-duel fisik.
"Mereka bertahan dengan baik. Mereka merupakan tim tangguh. Mereka tim hebat dengan skuad hebat," lanjut Koeman.
"Kami menunjukkan performa baik, kami melawan. Kami bermain baik, tapi kami bermain melawan tim hebat dan tim dengan fisik tangguh," tutupnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Barcelona Kalah karena Blunder Bek Lagi, Apa Maksud Koeman Mainkan Umtiti?
- Julen Lopetegui Buka Rahasia Sevilla Bungkam Barcelona yang Sedang Onfire
- 5 Pelajaran Laga Sevilla vs Barcelona: Babak Belur, Tanpa Gelar Juara Lagi?
- Tuding Real Madrid Sering Diuntungkan Wasit, Gerard Pique Bisa Kena Hukuman
- Barcelona Incar Bryan Gil, Bintang Muda Sevilla yang Diklaim Mirip Neymar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Karena Liverpool, Barcelona tak Akan Mainkan Coutinho di Sisa Musim ini, Ada Apa?
Liga Spanyol 11 Februari 2021, 21:26
-
Ronaldo Atau Messi, Mana yang Lebih Susah Dihadapi?
Bundesliga 11 Februari 2021, 19:56
-
Pembelaan Legenda Barcelona untuk Kiper Liverpool, Alisson Becker
Liga Inggris 11 Februari 2021, 19:25
-
Manchester City Dekati Lionel Messi, Kevin De Bruyne Justru Sewot
Liga Inggris 11 Februari 2021, 18:40
-
Data dan Fakta La Liga: Barcelona vs Deportivo Alaves
Liga Spanyol 11 Februari 2021, 16:10
LATEST UPDATE
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR