Menurut gelandang Kroasia, ia dan rekan-rekannya berpikir seperti mesin - dan oleh karena itu, semua umpan dan pergerakan dilakukan dengan amat natural, seperti hampir-hampir tanpa berpikir.
"Biasanya, Anda bisa memejamkan mata dan tahu ada di mana pemain lainnya. Itu adalah yang paling penting. Satu sentuhan, satu sentuhan. Ini seperti mesin. Mesin yang terus melakukan satu hal berulang-ulang. Itulah Barcelona," tutur Rakitic pada Telegraph.
"Kadang kawan saya bertanya ketika menguasai bola, apa yang saya pikirkan? Namun Anda tak punya waktu untuk itu. Anda hanya harus melakukannya.
"Ini bukan insting, itu bukan kata yang tepat, namun lebih pada bagaimana Anda merasakan momen. Ini bisa dilatih, namun Anda merasakannya dalam diri Anda. Semakin lama, Anda akan melakukannya dengan lebih cepat." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enrique Pastikan Messi Fit untuk El Clasico
Liga Spanyol 20 November 2015, 22:41
-
Ada Barcelona, Arsenal Tak Jadi Minati Florenzi
Liga Italia 20 November 2015, 22:12
-
Infografis: Skema Serang Madrid di El Clasico
Open Play 20 November 2015, 20:56
-
Abramovich Ingin Boyong Neymar ke Chelsea
Liga Inggris 20 November 2015, 19:54
-
Laporta Dorong Ronaldo Tinggalkan Madrid
Liga Spanyol 20 November 2015, 19:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bali United 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:38
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR