
Bola.net - Pada musim panas ini, Barcelona menyadari urgensi untuk memperkuat barisan penyerang mereka. Nama Nico Williams dari Athletic Bilbao sudah tidak lagi menjadi prioritas setelah upaya rekrutmen sebelumnya menemui kegagalan.
Direktur olahraga Deco memiliki dua kandidat utama dalam daftar targetnya: Luis Diaz dari Liverpool dan Marcus Rashford dari Manchester United. Preferensi Deco sebenarnya tertuju pada Diaz, namun kendala finansial membuat transfer tersebut sulit untuk diwujudkan.
Situasi mengalami perubahan ketika Williams tiba-tiba menawarkan diri untuk bergabung dengan Barcelona. Minat dari pemain tersebut membuat klub Catalan membuka kembali jalur negosiasi dan hampir berhasil mengamankan tanda tangannya.
Nico Gagal, Diaz Mahal, Rashford Jadi Opsi Logis

Harapan Barcelona untuk mendapatkan Williams runtuh pada 4 Juli ketika akun resmi Athletic Bilbao mengumumkan perpanjangan kontrak pemain hingga satu dekade ke depan. Pengumuman tersebut secara permanen menutup peluang Barcelona dan memaksa mereka mencari alternatif lain.
Luis Diaz masih menjadi pilihan favorit Deco, tapi hambatan finansial membuat langkah tersebut tidak realistis. Barcelona belum mampu menerapkan aturan 1:1 La Liga, sementara akuisisi Diaz dinilai terlalu memberatkan secara finansial. Dalam kondisi keterbatasan tersebut, Rashford muncul sebagai solusi paling logis.
Ketersediaannya melalui skema pinjaman, fleksibilitas posisi di sayap kiri dan area lini depan lainnya, serta aspek finansial yang lebih terjangkau dibanding kandidat sebelumnya menjadi pertimbangan utama.
Kebutuhan Taktikal dan Situasi Gaji Jadi Penentu
Pelatih Hansi Flick merasakan perlunya penambahan kedalaman di lini serang. Trio Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Raphinha tampil mengesankan musim lalu dengan mencetak kolektif 102 gol.
Namun saat cedera dan kelelahan melanda, minimnya pilihan pengganti menjadi masalah nyata. Ansu Fati sudah dipinjamkan ke Monaco, sementara Pau Victor belum mendapat kepercayaan penuh.
Flick kerap menggeser Raphinha ke posisi sentral, sehingga membutuhkan pemain sayap kiri yang memiliki kecepatan untuk mengisi kekosongan tersebut.
Rashford memenuhi kriteria kebutuhan tersebut meskipun bukan prioritas utama, dengan kemampuan bermain melebar, pengalaman yang mumpuni, dan kesediaan untuk datang meski pendaftarannya belum terjamin akibat batasan gaji La Liga.
Rashford Ingin Datang, Barcelona Butuh Solusi Praktis

Faktor penguat lainnya adalah keinginan kuat dari Rashford sendiri. Setelah mengetahui Williams batal bergabung, ia langsung mengkomunikasikan ketertarikannya kepada Barcelona.
Rashford datang dari situasi yang sulit di Manchester United, tidak mendapat nomor punggung untuk musim mendatang yang mengindikasikan ia tidak masuk dalam rencana klub. Ia bahkan bersedia menunggu hingga akhir jendela transfer demi bisa terdaftar.
Berbeda dengan pengalaman Barcelona bersama Williams yang menuntut klausul perlindungan dalam kontraknya, Rashford justru menunjukkan fleksibilitas dan kesiapan menghadapi risiko. Sikap ini menjadi nilai tambah bagi klub yang sedang menghadapi keterbatasan.
Bukan Pilihan Pertama, tapi Tetap Sesuai Kebutuhan Klub
Rashford memang bukan target utama Barcelona, namun dalam kondisi keuangan saat ini, ia merupakan pilihan paling rasional. Klub tidak perlu mengeluarkan biaya transfer, dan meskipun pendaftarannya masih menunggu, transfer ini relatif aman.
Sementara pembelian pemain seperti Diaz dan Williams memerlukan investasi besar yang harus diamortisasi dan masuk dalam perhitungan batas gaji La Liga, skema pinjaman Rashford jauh lebih ringan secara finansial.
Dengan pertimbangan tersebut, meskipun bukan rekrutan impian di awal musim panas, Rashford berpotensi menjadi pemain kunci dalam proyek Barcelona musim 2025/2026.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Top Barcelona yang Pernah Memakai Nomor 14 Sebelum Marcus Rashford
Editorial 24 Juli 2025, 15:24
-
Lamine Yamal Merasa Dikhianati Usai Barcelona Datangkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 24 Juli 2025, 14:37
LATEST UPDATE
-
Catatan Menarik Arsenal Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR