
Bola.net - Real Madrid kembali kehilangan poin penting dalam perburuan gelar La Liga setelah ditahan imbang 1-1 oleh Girona pada pekan ke-31. Hasil ini membuat jarak dengan Barcelona tetap menjadi perhatian di fase krusial musim.
Tambahan satu poin membawa Madrid ke angka 70, sementara Barcelona masih memimpin dengan keunggulan enam poin dan satu laga lebih banyak. Situasi ini membuat peluang Los Blancos semakin menipis untuk mengejar puncak klasemen.
Di tengah hasil yang mengecewakan, perhatian justru tertuju pada sejumlah keputusan wasit yang memicu reaksi keras dari kubu Real Madrid, khususnya terkait insiden yang melibatkan Kylian Mbappe.
Arbeloa Soroti Keputusan Wasit dan VAR

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit dalam laga tersebut. Ia menilai ada keputusan krusial yang merugikan timnya.
Insiden yang dimaksud terjadi ketika Kylian Mbappe terkena benturan di dalam kotak penalti hingga mengalami pendarahan, tetapi tidak dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit.
“Bagi saya, itu jelas penalti, di sini atau bahkan di bulan sekali pun," ujar Arbeloa.
"Ini hanya satu insiden lagi untuk ditambahkan ke dalam daftar . Pekan demi pekan, selalu ada kejadian seperti ini, itulah kenyataan yang kami hadapi."
Arbeloa juga mempertanyakan tidak adanya intervensi dari teknologi VAR dalam situasi tersebut.
“Saya tidak mengerti mengapa VAR tidak turun tangan. VAR bertindak ketika ingin, dan ketika tidak, ya tidak. Anda tahu pandangan saya, dan fakta terus membuktikannya. Ini kasus yang jelas."
"Pelanggaran terhadap Mbappe bahkan sudah diberikan untuk situasi yang jauh lebih ringan dari tekel ini. Hal yang sama terus terulang.”
Madrid Masih Kesulitan Maksimalkan Lini Depan

Selain kontroversi wasit, hasil imbang ini juga menyoroti efektivitas lini serang Real Madrid. Kombinasi Vinicius Junior dan Mbappe kembali mendapat sorotan karena gagal memaksimalkan peluang.
Meski demikian, Arbeloa menegaskan bahwa dirinya tidak meragukan kualitas kedua pemain tersebut. Ia menilai masalah utama terletak pada performa tim secara keseluruhan.
“Saya tidak khawatir dengan pemain yang memiliki statistik seperti itu, apa lagi yang bisa saya katakan tentang dua pemain terbaik di dunia? Kami perlu meningkatkan performa secara kolektif, terutama melawan tim yang bermain bertahan," lanjut Arbeloa.
Hasil ini membuat Madrid tetap berada di posisi kedua klasemen dengan 70 poin. Namun, dengan Barcelona yang masih memiliki satu pertandingan di tangan, tekanan terhadap Los Blancos semakin besar di sisa musim.
Klasemen Liga Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Kapan Barcelona Bisa Juara La Liga? Ini Hitung-hitungan Lengkapnya
Liga Spanyol 11 April 2026, 15:15
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00






















KOMENTAR