
Bola.net - Real Madrid kembali kehilangan momentum dalam perburuan gelar La Liga setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Girona pada pekan ke-31. Hasil ini datang di saat tekanan terhadap Los Blancos semakin meningkat.
Tambahan satu poin membawa Madrid ke 70 angka, memangkas jarak dengan Barcelona menjadi enam poin. Namun, rival mereka itu masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.
Di balik hasil tersebut, perhatian justru tertuju pada sebuah insiden kontroversial di menit akhir yang memicu reaksi keras dari pemain hingga suporter.
Insiden Penalti Mbappe Picu Kontroversi

Laga di Santiago Bernabeu memanas pada menit ke-87 ketika Kylian Mbappe terjatuh di dalam kotak penalti usai berduel dengan Vitor Reis.
Mbappe bahkan sampai terkapar di lapangan dan pelipisnya berdarah. Tayangan ulang menunjukkan bahwa sikut Reis masuk keras menghantap kepala Mbappe.
Wasit Alberola Rojas memutuskan untuk melanjutkan permainan tanpa memberikan penalti. Keputusan itu diperkuat oleh VAR yang juga tidak melakukan intervensi.
Situasi tersebut langsung memicu protes dari pemain Real Madrid di lapangan. Ketegangan juga merembet ke tribun, di mana suporter tuan rumah meluapkan kekecewaan mereka.
Seorang wasit senior Spanyol sekaligus analis media AS, Iturralde Gonzalez, turut memberikan pandangannya setelah meninjau ulang tayangan insiden tersebut.
“Jika wasit langsung memberikannya, memang ada kontak yang jelas, tetapi VAR tidak akan pernah ikut campur dalam situasi seperti ini," ujar Gonzalez.
VAR Dipertanyakan, Suporter Bereaksi
Dalam analisisnya, Iturralde Gonzalez menilai keputusan tersebut masih bisa diperdebatkan. Namun, ia menegaskan bahwa protokol VAR menjadi faktor utama tidak adanya intervensi.
“Menurut pandangan saya, ini adalah penalti, tetapi instruksi yang diterima wasit VAR adalah untuk tidak ikut campur dalam insiden kontroversial seperti ini," jelas Gonzalez.
Keputusan tersebut akhirnya tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Real Madrid pun harus puas dengan hasil imbang yang terasa pahit di kandang sendiri.
Reaksi keras datang dari para suporter di stadion. Mereka melontarkan nyanyian yang menuding federasi sepak bola Spanyol sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keputusan kontroversial tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Kapan Barcelona Bisa Juara La Liga? Ini Hitung-hitungan Lengkapnya
Liga Spanyol 11 April 2026, 15:15
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Barcelona Sudah Sepakati Transfer Dominik Livakovic, Tapi Ada Perubahan Rencana
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 21:23
-
Prediksi Real Madrid vs Sociedad 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 19:19
-
Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 17:42
-
Detail Jersey Persib 2026/2027: Dari Biru Penuh Makna hingga Third yang Berani
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:46
-
Gustavo Almeida Berpeluang jadi Top Skor BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:42
-
PSS Sleman Belum Terkalahkan di Laga Pramusim
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 15:59
-
Cole Palmer Kembali Bangkit, Awali Musim Baru dengan Gol dan Assist
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
























KOMENTAR