
Bola.net - Robin van Persie punya segalanya sebagai seorang pesepak bola, dari gol, gelar, hingga status sebagai legenda di Premier League. Ia menaklukkan Inggris bersama Arsenal dan Manchester United, mencetak 144 gol dalam 280 laga, dan memukau para penonton di seluruh dunia.
Namun, seperti halnya manusia biasa, Van Persie juga punya penyesalan kecil dari mimpi yang belum sempat ia wujudkan. Salah satu yang paling membekas adalah impiannya untuk mengenakan seragam Barcelona dan bermain di Camp Nou.
Belakangan, Van Persie mengungkap cerita lamanya itu—sebuah kisah tentang harapan, kesempatan yang datang terlalu singkat, dan kabar yang membuat mimpinya tak jadi nyata.
Mimpi Bernama Barcelona
Dalam wawancara bersama jurnalis Ayim Derrick, Van Persie membagikan keinginannya yang belum pernah tercapai. “Saya selalu ingin bermain untuk Barcelona, dan saya selalu berharap itu bisa jadi kenyataan, karena itu benar-benar impian saya,” katanya.
Baginya, Barcelona bukan sekadar klub besar, melainkan simbol dari sepak bola indah yang ingin ia rasakan langsung di lapangan. Sayangnya, jalan hidup berkata lain.
Kesempatan yang Terlalu Cepat Sirna
Van Persie sempat hampir berseragam Blaugrana, tepat enam bulan setelah ia pindah ke Fenerbahce pada 2015. Kala itu, ada ketertarikan singkat dari pihak Barcelona yang memberinya harapan.
“Saya ingat Barcelona sempat menunjukkan ketertarikan enam bulan setelah saya pindah ke Fenerbahce dan saya berharap kesepakatan itu terjadi,” tuturnya. Namun, kesempatan itu terlalu cepat sirna.
Kabar yang Menyudahi Harapan
Impian itu akhirnya benar-benar pupus setelah Van Persie mendapat kabar dari sang agen. Itu telepon sederhana, tapi cukup untuk mengakhiri mimpi bertahun-tahun.
“Akan luar biasa jika kepindahan itu terjadi, tapi agen saya menelepon dan berkata, ‘Itu tidak akan terjadi’,” ujar Van Persie. Ia pun melanjutkan karier di Fenerbahce hingga 2018 tanpa sempat mencicipi Camp Nou.
Lanjut ke Feyenoord, Tutup dengan Damai
Usai petualangan di Turki, Van Persie kembali ke Feyenoord, klub masa kecil yang kini ia latih. Ia gantung sepatu di sana setahun kemudian, menutup karier panjang yang berwarna.
Kini, Van Persie menjalani hidup barunya sebagai pelatih tim utama Feyenoord. Barcelona? Itu akan selalu menjadi sebuah penyesalan kecil dalam benaknya.
Sumber: Barca Universal
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Jersey Baru Barcelona: Kenang Kobe Bryant dalam Balutan Mamba Mentality
- Francesco Totti dan Karier Legendarisnya: Juara Dunia dengan Timnas Italia, Simbol Kesetiaan AS Roma
- Beban Berat Anak Seorang Legenda: Cristian Totti Gantung Sepatu di Usia 19
- Agenda Besar Timnas Indonesia U-23 setelah Gagal Menjuarai AFF U-23 2025
- Sejauh Ini, Hanya Indra Sjafri yang Bisa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saudara Nico Williams Sebut Barcelona Pembohong
Liga Spanyol 30 Juli 2025, 23:09
-
Jules Kounde Perpanjang Kontrak di Barcelona hingga 2030
Liga Spanyol 30 Juli 2025, 22:46
-
Xavi Memilih Menepi, Bukan karena Tak Laku
Liga Spanyol 30 Juli 2025, 22:25
LATEST UPDATE
-
Semifinal FA Cup: Chelsea vs Leeds, Man City vs Southampton, Main Kapan?
Liga Inggris 6 April 2026, 02:19
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs PSBS 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:43
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persijap 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13




















KOMENTAR