Start Real Madrid Musim Ini Mendekati Catatan Terburuk Era 2020-an

Start Real Madrid Musim Ini Mendekati Catatan Terburuk Era 2020-an
Pemain Real Madrid Jude Bellingham (kanan) dan Carlos Espi bereaksi seusai laga La Liga Spanyol antara Betis vs Madrid di Sevilla, Spanyol, Jumat, 4 September 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Real Madrid belum mengawali musim baru sesuai harapan. Kehadiran Jose Mourinho di kursi pelatih serta sejumlah pemain baru pada musim panas belum langsung mengubah performa Los Blancos yang masih kesulitan tampil meyakinkan.

Dari delapan pertandingan pertama di semua kompetisi, Real Madrid sudah menelan kekalahan dari Real Betis dan Atletico Madrid. Mereka juga membutuhkan gol pada masa tambahan waktu untuk mengalahkan Espanyol dan Elche.

Catatan tersebut membuat Madrid tertinggal enam poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga. Jika melihat sejarah beberapa musim terakhir, awal yang lambat ini dapat menjadi pertanda buruk bagi perjalanan mereka hingga akhir musim.

1 dari 4 halaman

Catatan Terburuk Sejak 2020/21

Setelah tujuh pertandingan Liga Spanyol, Madrid baru mengoleksi 15 poin. Jumlah tersebut menjadi perolehan terendah klub pada tahap yang sama sejak musim 2020/21.

Pada musim tersebut, Madrid hanya mengumpulkan 13 poin dari tujuh pertandingan pertama. Musim 2020/21 kemudian dikenang sebagai salah satu periode paling mengecewakan bagi pendukung Los Blancos karena klub mengakhiri musim tanpa trofi.

Mereka memang finis sebagai runner-up dengan selisih hanya dua poin dari juara. Madrid juga mencapai semifinal Liga Champions sebelum tersingkir oleh Chelsea yang kemudian menjadi juara.

Akan tetapi, hasil akhir tersebut tidak menghapus kesan buruk terhadap musim itu. Kini, performa awal yang kembali menyerupai periode tersebut membuat kekhawatiran serupa mulai muncul.

2 dari 4 halaman

Mourinho Punya Pekerjaan Besar

Jeda internasional menjadi kesempatan penting bagi Mourinho untuk membenahi berbagai persoalan yang terlihat pada awal musim. Madrid belum menunjukkan permainan konsisten yang membuat mereka layak ditempatkan sebagai kandidat kuat peraih trofi utama.

Persoalan tersebut semakin penting mengingat jadwal berat sudah menanti setelah jeda. Ada pertandingan Liga Champions melawan AS Roma serta El Clasico pertama musim ini yang dapat menjadi ujian besar bagi Mourinho.

Madrid membutuhkan peningkatan performa dengan segera. Kekalahan atau hasil imbang lain di liga dapat membuat persaingan gelar semakin sulit, terutama jika Barcelona terus mempertahankan laju positifnya.

Di Liga Champions, tantangannya juga tidak ringan. PSG dan Bayern Munchen tampil kuat pada awal musim, membuat jalan Madrid menuju trofi Eropa terlihat semakin berat.

3 dari 4 halaman

Laga Berikutnya Bisa Menentukan

Rangkaian pertandingan setelah jeda internasional berpotensi menentukan arah musim Madrid. Mourinho harus menemukan formula yang mampu membuat tim lebih solid, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas tinggi.

Situasi ini membuat setiap pertandingan menjadi penting. Satu hasil buruk tambahan dapat memperlebar jarak di klasemen dan meningkatkan tekanan terhadap Mourinho.

Ada ironi lain yang ikut mengiringi musim ini. Seragam kandang dengan warna merah muda pernah digunakan Madrid pada musim 2020/21 ketika mereka gagal meraih trofi. Kini, warna serupa kembali hadir ketika awal musim Los Blancos juga tidak berjalan sesuai harapan.

Tentu, musim masih panjang dan peluang untuk mengubah keadaan tetap terbuka. Namun, Madrid tidak boleh mengabaikan sinyal dari tujuh pertandingan pertama. Mourinho harus segera menemukan solusi agar musim ini tidak berakhir dengan catatan mengecewakan untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Sumber: The Real Champs

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL