Bola.net - - Barcelona boleh sedikit unggul dalam pemburuan aset paling panas di bursa transfer sepak bola saat ini: Matthijs de Ligt. Hal ini lantaran Barca sudah terlebih dahulu mengamankan Frenkie de Jong, rekan De Ligt di Ajax Amsterdam.
Barca sukses mengunci tanda tangan De Jong pada bursa transer Januari kemarin. Kala itu Barca juga harus bersaing dengan beberapa klub besar lainnya. De Jong merupakan salah satu gelandang potensial.
Kali ini, kisah serupa terjadi pada kasus De Ligt. Barca berusaha mengejar bek tengah 19 tahun itu untuk melengkapi kekuatan skuat mereka musim depan. Kali ini, Barca tengah bersaing ketat dengan Manchester United.
Dua tim kuat itu menyodorkan tawaran yang berbeda. MU dengan kekayaannya, Barca dengan kejayaannya. Mana yang bakal dipilih De Ligt? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bantuan De Jong
Situasi pemburuan De Ligt ini terus mengalami tarik-ulur. Beberapa hari lalu, MU disebut sempat lebih unggul dari Barcelona, kini giliran Barcelona yang berada di barisan terdepan. Faktor De Jong yang terlebih dahulu tiba di Camp Nou ini mungkin bisa jadi faktor penentu.
"Jika De Ligt pergi ke Barcelona, Frenkie de Jong bakal menyesuaikan diri sedikit lebih cepat karena dia bakal mendapatkan satu rekan lama di sana. Mungkin itu terdengar mengharukan, tetapi itulah fakta kehidupan," tutur Mariner kepada Express.
"Jika anda bisa pergi ke klub baru dan mendapatkan seseorang yang sudah anda kenal, anda mengenal permainannya, khususnya di sisi bek, saya kira itu fantastis untuk klub, fantastis untuk para pemain yang bisa menyesuaikan diri dengan cepat."
Masalah Finansial
Sayangnya, Barca tidak bisa bergerak bebas dalam pemburuan De Ligt. Mereka telah mengeluarkan 75 juta euro untuk De Jong, dan mereka disebut siap menebus klausul pelepasan Antoine Griezmann sebesar 125 juta euro.
Kondisi itu bakal membuat pemburuan De Ligt sedikit mengalami kemunduran. Barca jelas tidak mau menghabiskan begitu banyak uang dalam satu bursa transfer saja, terlebih ada aturan financial fair play yang perlu dipatuhi.
Pilihan berada di tangan Barcelona. Mereka harus memilih antara Griezmann atau De Ligt. Melihat kegagalan mereka di Liga Champions musim ini, Griezmann mungkin bakal jadi target utama untuk mewujudkan mimpi di kompetisi kasta teringgi Eropa tersebut.
Baca Juga:
- Dana Belanja Terbatas, Barcelona Terpaksa Memilih De Ligt atau Griezmann
- Barcelona Ingin Buang Malcom ke Premier League
- Saga Transfer De Ligt: Kekayaan Manchester United vs Kejayaan Barcelona
- Dilema Barcelona: Terlalu Sering Juara, Satu Trofi Terasa Biasa Saja
- Andai Valverde Pergi, Barcelona Inginkan Roberto Martinez Jadi Pengganti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ousmane Dembele Masuk Daftar Jual Barcelona
Liga Spanyol 28 Mei 2019, 21:00
-
Gary Neville: Sudah Sejak Dulu MU Sulit Datangkan Pemain Bintang!
Liga Inggris 28 Mei 2019, 19:20
-
Barcelona Persilahkan Luis Suarez Tinggalkan Camp Nou
Liga Spanyol 28 Mei 2019, 15:40
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR