Pelatih Blaugrana, Tito Vilanova menurunkan skuad yang nyaris dipenuhi pemain Barca B - tercatat hanya tiga pemain senior Sergio Busquets, Pedro dan Adriano yang masuk dalam starting lineup. Di kubu lawan, pelatih Javier Aguirre pun melakukan sejumlah perombakan dari skuad utama Espanyol yang baru akhir pekan kemarin menghadapi Barca di La Liga.
Meski demikian, darah muda Barca bermain berani dan mendominasi penuh jalannya permainan. Bahkan dalam 18 menit pertama, mereka mencaplok penguasaan bola hingga 92 persen! Namun sayangnya, meski mengendalikan permainan, masalah klasik Barca yakni konsentrasi di lini belakang kembali mencuat. Mereka dikejutkan dengan gol Simao Sabrosa yang berawal dari blunder Adriano.
Tertinggal satu gol, Barca mengurung pertahanan Espanyol namun kiper lawan, Kiko Casilla tampil heroik dan menggagalkan peluang emas pasukan Vilanova. Namun hingga babak pertama usai, usaha mereka tak membuahkan hasil.
Di babak kedua, Vilanova mulai memasukkan sejumlah penggawa senior demi menghindarkan Barca dari kekalahan. Namun penampilan cemerlang Kiko Casilla membuat Barca frustrasi, apalagi mereka gagal mencetak gol hingga memasuki menit akhir.
Menerima tekanan penuh sepanjang pertandingan, Kiko Casilla akhirnya harus menyerah justru di saat laga normal tersisa beberapa detik saja. Dari dua kombinasi pemain senior, umpan terobosan Alex Song diterima Cesc Gabregas yang kemudian menaklukkan kiper Espanyol itu dengan tendangan mendatar.
Tensi pertandingan memanas di masa injury time. Wasit pun dipaksa mengeluarkan dua kartu merah sekaligus - Alex Song di kubu Barca dan Cristian Stuani di Espanyol karena keduanya terlibat pertikaian fisik. Dan hingga laga usai skor tetap imbang 1-1 dan membuat laga harus diakhiri dengan drama adu penalti.
Dalam adu tendangan 12 pas, Xavi yang bertindak sebagai algojo pertama mengalami kegagalan. Namun keempat pemain Barca lainnya sukses menjalankan tugas mereka sementara dua pemain Espanyol, Colotto dan Joan Verdu gagal melakukan eksekusi. Barca pun menang dengan skor 4-2 dan berhak memenangi Copa Catalunya untuk kali ke-24.
Susunan Pemain Barcelona:
Oier; Patric, Sergi Gomez (Pique 70'), Adriano (Mascherano 45'), Balliu (Alba 70'); Sergi Roberto (Espinosa 45'), Busquets (Song 45'), Johnathan dos Santos (Xavi 66'); Deulofeu (Villa 66'), Rafinha (Fabregas 67'), Pedro (Alexis 45').
Susunan Pemain Espanyol:
Casilla; Mattioni (Javi Lopez 88'), Raul Rodriguez, Forlin, Clerc (Capdevila 72'); Victor Sanchez (Colotto 45'), Baena (Sergio Garcia 93'); C. Alfonso (Stuani 45'), C. Gomez (Verdu 71'), Simao (Petrov 45'); Wakaso.
Gol:
21' Simao, 90' Fabregas.
Adu Penalti:
Xavi (gagal) 0-0, Wakaso (gol) 0-1, Fabregas (gol) 1-1, Petrov (gol) 1-2, Piqué (gol) 2-2, Colotto (bar) 2-2, Alexis (gol) 3-2, Verdu (over) 3-2, Villa (gol) 4-2. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanda Tanya Seputar Masa Depan Bojan
Liga Italia 30 Mei 2013, 23:56
-
Open Play 30 Mei 2013, 23:22

-
Barca Konfirmasikan Kepergian Abidal
Liga Spanyol 30 Mei 2013, 23:03
-
Cruyff: Aneh Valdes Minta Dijual Barca
Liga Spanyol 30 Mei 2013, 17:08
-
De Gea Ingin Bertahan di MU Untuk Jangka Panjang
Liga Inggris 30 Mei 2013, 15:25
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR