Bola.net - Fenomena para Syeikh kaya raya asal Timur Tengah yang suka membeli klub-klub sepakbola Eropa rupanya menarik perhatian para penjahat. Para penipu berkedok Syeikh asal negara-negara Arab menguras keuangan klub-klub La Liga Spanyol.
Manchester City menjadi klub yang sejauh ini paling sukses setelah dibeli oleh pengusaha asal Timur Tengah. Musim lalu, mereka berhasil memenangkan Liga Premier Inggris.
Menurut Cadena SER, Getafe menjadi salah satu korban terakhir. Presiden Getafe Angel Torres mengaku telah ditipu para Syeikh yang menjanjikan investasi sebesar 10 juta euro di klubnya.
Para korban penipuan, termasuk Angel Torres, diminta mentransfer sejumlah uang terlebih dulu ke akun para penipu. Alasan pengiriman itu adalah untuk menjadi jaminan bahwa uang investasi nantinya tidak salah dikirim.
Para penipu ini juga memiliki kantor mewah di wilayah Catalunya. Di tempat tersebut, terdapat foto-foto para penipu itu dengan banyak tokoh penting, termasuk raja Spanyol. Para penipu itu juga sempat mengajak korbannya berjalan-jalan ke Timur Tengah.
Para direktur Espanyol juga sempat mengalaminya. Untung bagi Espanyol, mereka belum sempat mengirimkan uang kepada si penipu.
Polisi Catalunya telah menangkap tujuh orang yang diduga terlibat penipuan ini. Seseorang yang diklaim sebagai Syekh Arab oleh para penipu itu ternyata cuma seorang pelayan asal Brasil. Sang pelayan mau saja didandani ala Syeikh dengan iming-iming upah 50 euro. (as/hsw)
Manchester City menjadi klub yang sejauh ini paling sukses setelah dibeli oleh pengusaha asal Timur Tengah. Musim lalu, mereka berhasil memenangkan Liga Premier Inggris.
Menurut Cadena SER, Getafe menjadi salah satu korban terakhir. Presiden Getafe Angel Torres mengaku telah ditipu para Syeikh yang menjanjikan investasi sebesar 10 juta euro di klubnya.
Para korban penipuan, termasuk Angel Torres, diminta mentransfer sejumlah uang terlebih dulu ke akun para penipu. Alasan pengiriman itu adalah untuk menjadi jaminan bahwa uang investasi nantinya tidak salah dikirim.
Para penipu ini juga memiliki kantor mewah di wilayah Catalunya. Di tempat tersebut, terdapat foto-foto para penipu itu dengan banyak tokoh penting, termasuk raja Spanyol. Para penipu itu juga sempat mengajak korbannya berjalan-jalan ke Timur Tengah.
Para direktur Espanyol juga sempat mengalaminya. Untung bagi Espanyol, mereka belum sempat mengirimkan uang kepada si penipu.
Polisi Catalunya telah menangkap tujuh orang yang diduga terlibat penipuan ini. Seseorang yang diklaim sebagai Syekh Arab oleh para penipu itu ternyata cuma seorang pelayan asal Brasil. Sang pelayan mau saja didandani ala Syeikh dengan iming-iming upah 50 euro. (as/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Syeikh Palsu Tipu Klub-klub Spanyol
Liga Spanyol 28 Juni 2012, 07:50
-
Barcelona Kontrak Joan Angel Roman Dari City
Liga Spanyol 27 Juni 2012, 22:20
-
Tevez: Bersantai di Pantai Dengan Gadis-Gadis
Bolatainment 27 Juni 2012, 18:00 -
'Ibra, Balotelli dan Hamsik Tak Akan Pergi'
Liga Champions 27 Juni 2012, 07:20
-
Liverpool Tidak Bisa Gantikan Agger Dengan Lescott
Liga Inggris 27 Juni 2012, 01:20
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR