
Bola.net - Xavi Hernandez mengaku tidak pernah menutup pintu buat mantan klubnya, Barcelona. Akan tetapi, raksasa Spanyol itulah yang tidak pernah melakukan pendekatan konkrit terhadap dirinya.
Xavi menghabiskan hampir seluruh karir bermainnya bersama Barcelona. Ia sudah tergabung dalam klub berjuluk Blaugrana tersebut sejak tahun 1991 sampai akhirnya meninggalkan Camp Nou untuk pertama kalinya di tahun 2015.
Sedih memang. Pria berkebangsaan Spanyol tersebut tidak mendapatkan kesempatan untuk mengakhiri karirnya di Camp Nou. Xavi melanjutkan sisa-sisa karirnya bersama klub asal Qatar, Al Sadd, sebelum akhirnya pensiun di tahun 2019.
Al Sadd juga yang memberinya kesempatan untuk merintis karir sebagai pelatih. Progresnya terbilang cukup baik, di mana Xavi berhasil mempersembahkan total enam gelar dari berbagai ajang domestik dalam kurun waktu tiga tahun saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Xavi Selalu Tersedia
Barcelona sepertinya memantau perkembangan Xavi sebagai pelatih. Menurut beberapa pemberitaan, mereka dikabarkan sempat mencoba membawanya kembali ke Camp Nou. Seperti waktu Ernesto Valverde dipecat di awal tahun 2020 lalu.
Pada tahun ini, kans buat Xavi kembali meninggi setelah sempat beredar rumor kalau Barcelona bakalan memecat Ronald Koeman. Namun pada akhirnya, manajemen memilih melanjutkan perjalanan bersama pria asal Belanda tersebut.
"Saya selalu berada di pasaran. Saya telah melatih selama dua tahun dan punya hubungan yang sangat baik dengan [Presiden Barcelona Joan] Laporta," ujar Xavi seperti yang dikutip dari Marca.
"Dia yang membuat keputusan, saya tidak mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengannya. Mereka memilih bertahan dengan Koeman dan saya mendoakan yang terbaik buat dia," lanjutnya.
Tidak Pernah Dihubungi
Dalam kesempatan yang sama, Xavi secara terbuka berkata kalau dirinya tertarik untuk melatih Barcelona. Sayang harapan Xavi tak kunjung terwujud karena manajemen klub tak pernah menghubungi dirinya.
"Apapun yan telah ia putuskan, saya membayangkan kalau itu bakal menjadi yang terbaik buat klub. Saya selalu tahu apa yang Barcelona lakukan," tambahnya.
"Saya masih sangat peduli dengan klub ini, tapi dalam tiga atau empat bulan terakhir saya tidak pernah mendapatkan kontak dari siapapun di manajemen," pungkas Xavi.
(Marca)
Baca Juga:
- Keras dan Berani! Jordi Alba Kritik Pedas Barcelona karena Menjual Luis Suarez
- Maaf Barcelona, Manchester City tak Berencana Lepas Gundogan
- PSG Resmikan Transfer Wijnaldum, Yang Ramai Fans Liverpool dan Barcelona
- Resmi, PSG Rampungkan Transfer Georginio Wijnaldum
- Wijnaldum Gagal, Barcelona Sasar Gelandang AS Roma Ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Telikung Real Madrid, Barcelona Kejar Pemain Napoli Ini
Liga Inggris 11 Juni 2021, 18:20
-
Ihwal Pengganti Wijnaldum, Liverpool Bidik Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 11 Juni 2021, 16:40
-
3 Klub Serie A yang Bisa Tampung Miralem Pjanic
Editorial 11 Juni 2021, 16:22
-
Tak Mau Jadi Pelapis Ter Stegen, Buffon Tolak Barcelona
Liga Italia 11 Juni 2021, 08:44
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR