
Bola.net - Barcelona bakal berusaha menjaga momentum positif ketika menjamu Eibar pada laga lanjutan La Liga 2020/21, Rabu (30/12/2020) dini hari WIB nanti. Masalahnya, Eibar pun mungkin jadi masalah untuk Barca.
Pasukan Ronald Koeman telah memetik tiga kemenangan dari empat laga terakhir di liga, naik ke peringkat ke-5 klasemen sementara La Liga. Situasi tim pun sedang positif dan percaya diri.
Meski begitu, Barca masih terbayang-bayang masalah inkonsistensi sejak awal musim. Mereka telah kehilangan banyak poin karena selalu tersandung usai meraih satu-dua kemenangan.
Kali ini, Eibar pun bisa jadi sandungan berikutnya. Benar bahwa Barca unggul segalanya, tapi setidaknya ada 5 alasan mengapa Barca harus mewaspadai ancaman Eibar.
Apa saja? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Berjuang menjauh dari degradasi
Barcelona boleh unggul segalanya, tapi Eibar bakal menunjukkan semangat juang lebih pada laga ini.
Mereka ada di peringkat ke-17 klasemen sementara, tepat di atas zona degradasi. Eibar pun baru mengoleksi 15 poin dari 15 pertandingan, sudah 6 kali kalah.
Meski begitu, tim seperti Eibar inilah yang biasanya punya motivasi ekstra. Dorongan untuk menjauh dari zona degradasi biasanya bisa jadi motivasi terbaik bagi tim mana pun.
Sebaliknya, Barca punya tekanan lebih untuk melanjutkan tren positif mereka.
Inkonsistensi Barcelona
Ekspresi kekecewaan Antoine Griezmann usai Barcelona dikalahkan Atletico Madrid, La Liga 2020/21 (c) AP Photo
Ya, inkonsistensi masih jadi masalah utama Barcelona-nya Koeman musim ini. Tidak bisa dihindari, inilah dampak perubahan besar-besaran yang tengah terjadi.
Pada lima laga terakhir di La Liga, Barca satu kali kalah dan satu kali ditahan imbang, sisanya berhasil menang. Meski begitu, hanya kemenangan 3-0 atas Real Valladolid kemarin yang tampak meyakinkan.
Sisanya, Barca hanya menang 1-0 atas Levante dan 2-1 atas Real Sociedad. Padahal dua laga ini dimainkan di Camp Nou, seharusnya mudah bagi Barca.
Messi absen
Bintang Barcelona Lionel Messi. (c) AP Photo
Lionel Messi dipastikan tidak akan bermain pada laga ini. Koeman memberikan waktu istirahat ekstra bagi Messi, juga ada masalah cedera pergelangan kaki ringan.
Tentu absennya Messi akan mengubah keseimbangan pertandingan. Dia tetap pemain terbaik di lapangan meski perannya musim ini lebih sebagai pendukung.
Messi tetap mencetak gol pada laga-laga penting, kehadirannya di lapangan saja sudah membuat lawan lebih waspada.
Tanpa Messi, Eibar mungkin akan bermain lebih berani. Barca bakal lebih kerepotan menahan balasan lawan.
Siapa yang bikin gol?
Tanpa Messi, artinya Koeman akan menerankan barisan penyerang yang sebenarnya tidak terlalu meyakinkan pula.
Ada Marin Braithwaite sebagai ujung tombak, lalu Antoine Greizmann, dan mungkin Pedri atau Philippe Coutinho. Pemain-pemain inilah yang bisa mengecewakan.
Braithwaite jelas bukan striker level top, dan Griezmann tidak pernah mencapai level terbaiknya bersama Barca. Coutinho tampil di bawah ekspektasi, mungkin hanya Pedri yang diharapkan.
Pemain-pemain ini biasanya diladeni Messi di lapangan, sekarang mereka harus berjuang mencetak gol sendiri.
Lini belakang Barca
Selain masalah absennya Messi di lini serang, Barca pun punya masalah di lini belakang. Barisan bek mereka rapuh, mudah membuat kesalahan sendiri.
Bahkan Koeman harus menurunkan formasi 3 bek pada laga terakhir kontra Valladolid. Pilihan ini perlu, dengan tiga bek tengah sejajar pertahanan Barca setidaknya bisa lebih stabil.
Hal yang sama mungkin akan kembali dilakukan Koeman pada laga ini. Namun, jika Eibar bisa memaksimalkan serangan balik, Barca niscaya bakal kerepotan.
Sumber: Bola
Baca ini juga ya!
- Zidane Sudah Benar Kan? Begini Nasib Ceballos, Bale, dan James di Klub Barunya
- Ubah Prioritas, Memphis Depay Kian Jauh dari Barcelona
- Leo Messi Puji Pep Guardiola: Pelatih Spesial, Ubah Cara Pandang Sepak Bola
- Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Barcelona Mengistirahatkan Messi
- Barcelona dan Hobi Barunya: Mengistirahatkan Lionel Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Kontrak Baru Gini Wijnaldum di Liverpool: Jadi Hengkang?
Liga Inggris 28 Desember 2020, 18:40
-
Sebuah Saran Agar Arsenal Bisa Lebih Baik: Tendang Saja Bellerin
Liga Inggris 28 Desember 2020, 18:30
-
Digosipkan Tidak Suka dengan Griezmann, Messi: Kata Siapa Tuh?
Liga Spanyol 28 Desember 2020, 18:20
-
Lionel Messi: Barcelona Mau Pulangkan Neymar? Emang Ada Duitnya?
Liga Spanyol 28 Desember 2020, 16:20
-
Data dan Fakta La Liga: Barcelona vs Eibar
Liga Spanyol 28 Desember 2020, 16:04
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR