
Bola.net - Eric Garcia mengungkap alasan penting di balik keputusannya bertahan di Barcelona. Padahal, ia sempat mendapat banyak minat dari klub lain termasuk PSG.
Sang bek mengakui ada pembicaraan penting dengan pelatih Hansi Flick. Pembicaraan itu menjadi katalis utama yang membuatnya mantap untuk tidak pergi.
Selain itu, ada satu momen spesifik di lapangan yang mengubah segalanya. Sebuah pertandingan krusial di saat bursa transfer musim panas masih dibuka.
Kemampuannya bermain di banyak posisi juga menjadi faktor penentu. Hal itu membuat sang pelatih yakin untuk tetap mempertahankannya di dalam skuad.
Momen Krusial Melawan Benfica
Eric Garcia mengenang satu momen yang menjadi titik balik kariernya di Barcelona. Momen itu terjadi dalam sebuah pertandingan melawan Benfica.
Pertandingan tersebut berlangsung di saat bursa transfer masih terbuka. Performa apiknya di laga itu sukses mengubah pandangan banyak orang terhadap dirinya.
"Saya pikir pertandingan yang mengubah segalanya adalah melawan Benfica, karena bursa transfer masih terbuka saat itu," kata Eric Garcia kepada Sport.
"Pertandingan itu seolah membalikkan keadaan. Memang benar bahwa selama periode itu, saya mendapat lebih banyak waktu bermain," jelasnya.
Memanfaatkan Kesempatan Emas
Garcia menjelaskan bahwa di laga melawan Benfica, ia tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk ke lapangan dan langsung memberikan dampak instan bagi tim.
Momen tersebut mengajarkannya sebuah pelajaran yang sangat penting. Yaitu tentang bagaimana cara memanfaatkan setiap peluang sekecil apa pun yang diberikan.
"Melawan Benfica, saya masuk dan mencetak gol, dan tim berhasil bangkit kembali," kenangnya.
"Ada pertandingan, Anda tidak tahu persis mengapa, tetapi itu sedikit mengubah permainan, dan saya pikir saat itulah saya belajar memanfaatkan peluang dan mendapatkan kepercayaan pelatih," lanjutnya.
Peran Hansi Flick dan Godaan Girona
Keputusan Garcia untuk bertahan di Camp Nou juga tak lepas dari peran pelatih Hansi Flick. Sang pelatih menjadi katalis yang meyakinkannya untuk tidak hengkang.
Padahal, Garcia mengakui sempat tergoda untuk kembali ke pelukan Girona. Terutama saat ia tidak mendapat banyak menit bermain pada musim sebelumnya.
"Musim lalu ada saat di mana saya tidak mendapatkan banyak menit bermain. Jelas saya punya pilihan untuk kembali ke Girona, saya tahu Michel ada di sana," ujarnya.
"Pada akhirnya, saya pikir keputusan yang tepat telah dibuat (untuk bertahan)," tegas Garcia.
Keuntungan Menjadi Pemain Serba Bisa
Terakhir, Garcia mengungkap faktor lain yang membuatnya dipertahankan oleh Flick. Faktor tersebut adalah kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi berbeda.
Ia sadar bahwa fleksibilitas adalah keuntungan besar bagi seorang pemain modern. Hal itu mungkin tidak ia bayangkan sebelumnya namun kini menjadi keunggulannya.
"Saya pikir (menjadi serba bisa) sangat penting bagi seorang pemain. Semakin banyak posisi yang bisa Anda mainkan, semakin baik," jelasnya.
"Di bangku cadangan, Anda bisa mencakup beberapa peran, dan jika Anda bermain, Anda juga bisa menyelesaikan pertandingan di posisi yang berbeda. Itu hal yang bagus," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Virus FIFA Menggila! Barcelona dan Real Madrid Kena Dampaknya Jelang El Clasico
Liga Spanyol 17 Oktober 2025, 15:54
-
Jawaban Menohok Marc Bernal untuk Para Pengkritik Frenkie de Jong: Semuanya Bohong!
Liga Spanyol 17 Oktober 2025, 15:41
-
Terungkap! Satu Laga Ini jadi Titik Balik Karier Eric Garcia di Barcelona
Liga Spanyol 17 Oktober 2025, 15:32
-
Ide Cerdas Hansi Flick di Balik Posisi Baru Andreas Christensen di Timnas Denmark
Liga Spanyol 17 Oktober 2025, 15:26
LATEST UPDATE
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR