
Bola.net - Real Madrid meraih kemenangan telak 4-1 atas Real Sociedad di La Liga akhir pekan kemarin. Hasil itu membawa Real Madrid untuk sementara melampaui Barcelona dalam persaingan papan atas klasemen.
Laga di Santiago Bernabeu berlangsung tanpa kehadiran Kylian Mbappe yang hanya duduk di bangku cadangan karena mengalami cedera ringan. Pelatih Alvaro Arbeloa memilih tidak mengambil risiko demi menjaga kondisi sang penyerang.
Dalam situasi tersebut, Vinicius Junior tampil sebagai aktor utama kemenangan. Ia mencetak dua gol penalti dan memberi dampak besar dalam pola serangan tim.
Vinicius Junior Makin Menonjol Tanpa Mbappe

Vinicius memanfaatkan perannya di sisi kiri untuk menekan pertahanan lawan sepanjang pertandingan. Ia mencatat tiga tembakan, satu umpan kunci, serta memenangi tiga dari sembilan duel darat.
Pelatih lawan, Pellegrino Matarazzo, mengakui rencana timnya gagal membendung sang winger Brasil. “Rencana kami adalah menutup sisi kiri untuk menghentikan Vini Jr., tetapi kami tidak mampu melakukannya,” ujar Matarazzo.
Sejak pergantian pelatih dari Xabi Alonso, Vinicius menjadi pusat permainan baru. Ia kini mengoleksi 10 gol dan 11 assist dari 34 pertandingan di semua kompetisi.
Peran Gonzalo Garcia dalam Skema Arbeloa

Keputusan memainkan Gonzalo Garcia sebagai penyerang tengah memberi ruang lebih luas bagi Vinicius. Profil target man Garcia membuat bek tengah lawan tetap berada di area sentral.
Kondisi itu berbeda ketika Mbappe menjadi fokus serangan. Ia cenderung bergerak melebar sehingga bek kanan lawan mendapat bantuan dari bek tengah untuk mengawal Vinicius.
Polanya terlihat berulang sepanjang musim saat kedua bintang dimainkan bersamaan. Tim yang terorganisasi mampu meredam ancaman Vinicius karena pertahanan lawan lebih padat di sisi sayap.
Statistik Mbappe Tetap Tak Terbantahkan

Mbappe tetap menjadi salah satu penyerang paling produktif di dunia musim ini. Ia mencetak 38 gol dari 31 pertandingan di semua ajang.
Produktivitas tersebut menjadi alasan Arbeloa memastikan sang pemain siap tampil melawan Benfica di babak playoff Liga Champions. Ia memastikan Mbappe akan “siap sebagai starter” dalam laga penting tersebut.
Akan tetapi, persoalan muncul pada aspek kohesi taktik dengan Vinicius. Kombinasi keduanya belum berjalan optimal karena keduanya membutuhkan ruang yang sama di sektor kiri dan tengah.
Fokus Utama Serangan Los Blancos

Arbeloa memberikan pujian tinggi kepada Vinicius seusai pertandingan. “Saya melihat Vinicius terbaik sejak hari pertama saya menjadi pelatih sebulan lalu. Dia pemain luar biasa dan salah satu yang terbaik di dunia,” ucap Arbeloa.
Pernyataan itu mempertegas kepercayaan pelatih kepada winger berusia 25 tahun tersebut. Namun, kualitas Mbappe sebagai mesin gol tidak mungkin diabaikan dalam rencana jangka panjang tim.
Situasi ini tidak berarti salah satu harus disingkirkan dari susunan utama. Solusi terbaik berada pada penyesuaian taktik agar keduanya bisa saling melengkapi.
Pertanyaan terbesar kini adalah siapa yang pantas menjadi poros utama serangan Real Madrid. Vinicius telah melakukannya selama beberapa musim, tetapi ketajaman Mbappe membuat pilihan itu jadi semakin rumit.
Sumber: The Real Champs
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi Galatasaray vs Juventus 18 Februari 2026
- Prediksi Benfica vs Real Madrid 18 Februari 2026
- Prediksi Monaco vs PSG 18 Februari 2026
- Prediksi Dortmund vs Atalanta 18 Februari 2026
- Kekuatan Galatasaray di Kandang, Statistik Juventus di Fase Gugur
- Konsistensi Benfica, Tradisi Real Madrid
- Monaco vs PSG: Rivalitas Domestik yang Berpindah ke Panggung Kontinental
- Tren Negatif Dortmund vs Wakil Italia, Efektivitas Atalanta vs Wakil Jerman
- Kembalinya 4 Pilar, Fondasi Ambisi Remontada Barcelona
- Senjata Sayap Real Madrid untuk Hadapi Benfica
- Alonso Gagal Membangun Kepercayaan Pemain, Arbeloa Kembalikan Harmoni Ruang Ganti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Yakin Benfica Bisa Kalahkan Real Madrid Tanpa Keajaiban
Liga Champions 16 Februari 2026, 23:44
-
Kylian Mbappe Siap Tampil saat Real Madrid Hadapi Benfica di Liga Champions
Liga Champions 16 Februari 2026, 21:53
-
Kembalinya Trent Alexander-Arnold Membebaskan Federico Valverde
Liga Champions 16 Februari 2026, 16:50
-
Kilasan Kualitas Sejati Trent Alexander-Arnold
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 16:42
-
Jose Mourinho: Real Madrid Sedang Terluka, dan Raja yang Terluka itu Berbahaya
Liga Champions 16 Februari 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR