
Bola.net - Permintaan maaf Vinicius Junior yang dirilis usai El Clasico melawan Barcelona ternyata justru menimbulkan kontroversi baru di tubuh Real Madrid.
Bukan karena isi pesannya yang penuh penyesalan, melainkan karena satu nama penting tak ia sebut: Xabi Alonso.
Dalam pernyataannya di media sosial, Vinicius mengaku menyesal atas reaksinya ketika digantikan pada babak kedua laga El Clasico, Minggu (26/10/2025).
Namun, tak ada kalimat khusus yang ditujukan untuk pelatihnya, yang menjadi orang pertama diserangnya di pinggir lapangan.
Langkah itu langsung memancing spekulasi baru tentang kondisi ruang ganti Real Madrid. Alih-alih menenangkan situasi, permintaan maaf Vinicius justru memperkuat kesan bahwa hubungan antara sang bintang Brasil dan Alonso sedang berada di titik tegang.
Permintaan Maaf Tanpa Nama Xabi Alonso

Vinicius Junior memang mencoba meredam rumor tentang keinginannya meninggalkan Madrid. Ia menyampaikan pesan panjang yang menegaskan kecintaannya kepada klub dan fans, serta mengakui kesalahannya karena terbawa emosi saat ditarik keluar.
"Hari ini saya ingin meminta maaf kepada seluruh Madridista atas reaksi saya ketika digantikan di El Clasico," tulis Vinicius di X.
"Seperti yang telah saya lakukan secara langsung dalam latihan hari ini, saya juga ingin meminta maaf lagi kepada rekan satu tim saya, klub, dan presiden," sambung pemain asal Brasil tersebut.
Ketiadaan nama Xabi Alonso dalam permintaan maaf itu memunculkan tanda tanya besar. Banyak pihak menilai hal itu bukan kebetulan, melainkan sinyal bahwa Vinicius belum berdamai sepenuhnya dengan sang pelatih.
Laporan Tentang Ruang Ganti Real Madrid

Xabi Alonso dilaporkan membawa pendakatan baru di Real Madrid. Dia berbeda dengan Carlo Ancelotti, pendahulu sekaligus sosok yang pernah melatihnya. Pendekatan baru ini yang membutuhkan adaptasi lebih jauh bagi tim.
Jika Carlo Ancelotti dikenal fleksibel dan memberi kebebasan penuh pada pemain, Alonso justru menerapkan pendekatan lebih ketat. Pendekatan ini, meski efektif secara taktik, disebut membatasi kreativitas dan kebebasan beberapa pemain di lapangan.
Sejauh ini, secara hasil, Alonso berada di jalan yang tepat. Real Madrid tampil konsisten. Alonso juga sangat responsif dengan segera memperbaiki taktiknya usai Real Madrid kalah dari Atletico Madrid beberapa waktu lalu.
Sumber: FotMob
Klasemen La Liga 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Semakin Tajir Melintir, Lamine Yamal Beli Rumah Mewah Eks Milik Gerard Pique dan Shakira
- 3 Hal yang Harus Diperbaiki Hansi Flick agar Barcelona Kembali Garang
- Setelah Bentrok di El Clasico, Xabi Alonso dan Vinicius Harus Segera Akhiri Konflik
- Saran Supaya Barcelona Kembali Tampil Solid dan Efisien di Semua Lini: Ganti Formasi
- Franco Mastantuono Harus Bekerja Keras untuk Rebut Kembali Tempat di Starting XI Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal yang Harus Diperbaiki Hansi Flick agar Barcelona Kembali Garang
Liga Spanyol 29 Oktober 2025, 15:09
-
Setelah Bentrok di El Clasico, Xabi Alonso dan Vinicius Harus Segera Akhiri Konflik
Liga Spanyol 29 Oktober 2025, 14:52
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Vinicius Junior Jika Hengkang dari Real Madrid
Editorial 29 Oktober 2025, 14:17
LATEST UPDATE
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR