
Bola.net - Fans Barcelona mungkin sudah sering mengkritik Sergio Busquets dan mendesaknya ke bangku cadangan. Namun, hingga kini Xavi menegaskan Busquets masih sangat penting.
Beberapa waktu lalu, Busquets bicara cukup panjang di media mengenai posisi dan gaya mainnya di Barcelona. Dia menjawab kritik fans yang menudingnya lambat dan tidak punya kemampuan lain.
Busquets tidak membantah tudingan tersebut. Bahkan, dia mengakui bahwa dia adalah pemain lambat, tidak bisa bergerak cukup cepat di lapangan.
Namun, di sisi lain Busquets memegang peran sangat penting sebagai gelandang bertahan. Peran inilah yang ditegaskan Xavi, apa katanya?
Tidak perlu serbabisa
Ada banyak tuntutan dan kritikan untuk Busquets. Gelandang Spanyol itu dianggap lambat, tidak bisa menjangkau area luas di lapangan, dan tidak bisa mengisi posisi lain.
Namun, bagi Xavi tidak ada masalah dengan batasan Busquets tersebut. Baginya kontribusi Busquets masih sangat penting.
"Busquets punya posisi yang pasti dan dia tidak perlu menjadi pemain serbabisa. Meski begitu, ada pula pemain-pemain yang lebih serbabisa dan bisa membantu kami," sambung Xavi.
"Seperti Arauo yang bisa main sebagai bek tengah atau bek sayap, atau Dest yang bisa bermain di kedua sisi. Mereka semua penting."
Bisa bemain lebih lama
Kritik yang menyerang Busquets mungkin bukan isu yang paling mengkhawatirkan bagi Barca. Pihak klub punya masalah yang lebih besar, yaitu mencari gelandang baru penerus Busquets.
"Saya kira Busquets bisa bermain lebih lama lagi. Dengan gaya bermain ini yang sangat cocok dengan gaya bermain tim nasional, dia bisa bermain untuk waktu lama dan kami bakal diuntungkan," sambung Xavi.
"Frenkie dan Nico bisa bermain di posisi itu, meski menurut saya keduanya lebih cocok di posisi dalam. Bagi gaya bermain kami Busquets fundamental."
"Ketika tiba harinya dia tidak bermain di sini lagi, kami harus mencari rencana baru, tapi sekarang bukan itu masalahnya," tutupnya.
Sumber: Football Espana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Link Live Streaming Barcelona vs Sevilla, Senin 4 April 2022
Liga Spanyol 3 April 2022, 23:45
-
Spotify, Sponsor Terbesar dalam Sejarah Barcelona
Liga Spanyol 3 April 2022, 22:00
-
Rudiger ke Barcelona? Xavi Berikan Jawaban Template
Liga Spanyol 3 April 2022, 18:40
-
Sudah Hajar Real Madrid, Xavi Masih Tuntut Skuad Barcelona Seperti Ini
Liga Spanyol 3 April 2022, 18:20
-
Ansu Fati Pulih, Kapan Main Lagi Nih, Xavi?
Liga Spanyol 3 April 2022, 18:00
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR