Bola.net - Serena Williams berjuang mengatasi kelelahannya tapi tetap menoreh angka kemenangan 6-4, 6-0 atas Chanelle Scheepers, Jumat (13/7) dan maju ke semi final turnamen lapangan keras WTA di Stanford.
Williams, unggulan utama dan juara bertahan, memenangi pertandingan set pertama dalam tempo 43 menit yang diwarnai dengan lima pemecahan servis lawan penantangnya unggulan keenam dari Afrika Selatan itu.
Ia mengatakan, ia masih merasakan efek permainan dan kemenangannya di Wimbledon minggu lalu dan kini merasa lelah dalam penerbangan ke Kalifornia.
"Saya masih merasakan jet-lag hebat," kata petenis bintang AS berusia 30 tahun itu, yang mengaku ia terbangun masih tengah malam Jumat dan menonton DVD seri populer Desperate Housewives.
"Saya tidak bisa tidur. Dan sekarang baru terasa, lelah dan ngantuk. Saya berusaha segar di luar sana, terlebih saya dapat memenangi pertandingan."
"Saya tidak mau melakukan apa pun, saya biarkan saja kondisinya seperti ketika saya di Eropa. Saya mengawali permainan dengan lamban dan lama kelamaan baru dapat bergerak dengan cepat," katanya.
"Saya berbicara kepada diri saya sendiri. Cepat selesaikan permainan dan menangkan. Saya menyerang lawan saya dan secara mental saya benar melakukannya," katanya.
Williams, yang meraih gelar pertama sejak tampil lagi mulai musim panas lalu setelah mengalami masalah dengan kesehatannya, datang ke Stanford dan menyapu lawannya pada set kedua.
Pada pertandingan Sabtu, ia akan bertemu dengan Sorana Cirstea, setelah pemain dari Romania itu berjuang keras mengalahkan unggulan ketiga dari petenis Slowakia, Dominika Cibulkova 6-7 (5/7), 6-2, 6-0.
Yanina Wickmayer mengalahkan petenis yang membuat sembilan kesalahan ganda, Marion Bartoli, unggulan ketiga dari Prancis, dan maju ke babak perempat final.
Pemain dari Belgia Wickmayer, unggulan kelima, mengalahkan Bartoli 6-3, 6-2 dan maju ke putaran empat besar melawan petenis dari Amerika, Coco Vandeweghe. (afp/row)
Williams, unggulan utama dan juara bertahan, memenangi pertandingan set pertama dalam tempo 43 menit yang diwarnai dengan lima pemecahan servis lawan penantangnya unggulan keenam dari Afrika Selatan itu.
Ia mengatakan, ia masih merasakan efek permainan dan kemenangannya di Wimbledon minggu lalu dan kini merasa lelah dalam penerbangan ke Kalifornia.
"Saya masih merasakan jet-lag hebat," kata petenis bintang AS berusia 30 tahun itu, yang mengaku ia terbangun masih tengah malam Jumat dan menonton DVD seri populer Desperate Housewives.
"Saya tidak bisa tidur. Dan sekarang baru terasa, lelah dan ngantuk. Saya berusaha segar di luar sana, terlebih saya dapat memenangi pertandingan."
"Saya tidak mau melakukan apa pun, saya biarkan saja kondisinya seperti ketika saya di Eropa. Saya mengawali permainan dengan lamban dan lama kelamaan baru dapat bergerak dengan cepat," katanya.
"Saya berbicara kepada diri saya sendiri. Cepat selesaikan permainan dan menangkan. Saya menyerang lawan saya dan secara mental saya benar melakukannya," katanya.
Williams, yang meraih gelar pertama sejak tampil lagi mulai musim panas lalu setelah mengalami masalah dengan kesehatannya, datang ke Stanford dan menyapu lawannya pada set kedua.
Pada pertandingan Sabtu, ia akan bertemu dengan Sorana Cirstea, setelah pemain dari Romania itu berjuang keras mengalahkan unggulan ketiga dari petenis Slowakia, Dominika Cibulkova 6-7 (5/7), 6-2, 6-0.
Yanina Wickmayer mengalahkan petenis yang membuat sembilan kesalahan ganda, Marion Bartoli, unggulan ketiga dari Prancis, dan maju ke babak perempat final.
Pemain dari Belgia Wickmayer, unggulan kelima, mengalahkan Bartoli 6-3, 6-2 dan maju ke putaran empat besar melawan petenis dari Amerika, Coco Vandeweghe. (afp/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bermain Lelah, Serena Tetap Maju ke Semifinal Stanford
Tenis 14 Juli 2012, 15:46
-
Madrid Masters: Azarenka Lawan Serena Williams di Final
Tenis 13 Mei 2012, 07:59
-
Madrid Masters: Hentikan Wozniacki, Serena Jumpa Sharapova
Tenis 11 Mei 2012, 08:47
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR