Bola.net - Pelajaran berharga didapatkan Timnas U-23 saat menghadapi Malaysia Selection. Pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat malam ini, Indonesia harus takluk dengan skor telak 0-6.
Seusai pertandingan, pelatih Timnas U-23, Aji Santoso mengakui keunggulan tim Malaysia Selection. Ia pun berharap kekalahan ini dapat dijadikan pelajaran untuk membenahi kelemahan tim.
"Yang terpenting adalah pelajaran dari kekalahan ini sehingga kita bisa mengetahui kelemahan dan keunggulan tim," kata Aji Santoso.
Kondisi fisik para pemain Timnas memang diakui oleh Aji sebagai salah satu sebab menurunnya performa tim pada laga ini. "Setelah kualifikasi Piala Asia semua pemain libur. Kami kira pemain juga tidak melakukan latihan dengan maksimal. Setelah itu mereka kumpul dan langsung main," katanya menambahkan.
Usai pertandingan ini, mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut berjanji akan segera membenahi kelemahan dan memperkuat tim sebagai persiapan jelang SEA Games 2013 nanti. Salah satunya dengan mencari tambahan pemain dan scouting ke daerah-daerah potensial.
"Kami juga akan memantau pemain PON Pekanbaru nanti. Kami berharap di PON muncul pemain-pemain potensial," kata pelatih asal Malang Jawa Timur itu.
Sementara itu pelatih Malaysia Selection, Ong Kim Swee mengaku pertandingan tadi berjalan dengan baik. Bahkan timnya mampu dominan atas tim tuan rumah Indonesia.
"Ini adalah pertandingan persahabatan. Hasil perkara nomor dua. Yang penting pemain bisa merasakan atmosfer pertandingan," katanya usai pertandingan. (ant/dzi)
Seusai pertandingan, pelatih Timnas U-23, Aji Santoso mengakui keunggulan tim Malaysia Selection. Ia pun berharap kekalahan ini dapat dijadikan pelajaran untuk membenahi kelemahan tim.
"Yang terpenting adalah pelajaran dari kekalahan ini sehingga kita bisa mengetahui kelemahan dan keunggulan tim," kata Aji Santoso.
Kondisi fisik para pemain Timnas memang diakui oleh Aji sebagai salah satu sebab menurunnya performa tim pada laga ini. "Setelah kualifikasi Piala Asia semua pemain libur. Kami kira pemain juga tidak melakukan latihan dengan maksimal. Setelah itu mereka kumpul dan langsung main," katanya menambahkan.
Usai pertandingan ini, mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut berjanji akan segera membenahi kelemahan dan memperkuat tim sebagai persiapan jelang SEA Games 2013 nanti. Salah satunya dengan mencari tambahan pemain dan scouting ke daerah-daerah potensial.
"Kami juga akan memantau pemain PON Pekanbaru nanti. Kami berharap di PON muncul pemain-pemain potensial," kata pelatih asal Malang Jawa Timur itu.
Sementara itu pelatih Malaysia Selection, Ong Kim Swee mengaku pertandingan tadi berjalan dengan baik. Bahkan timnya mampu dominan atas tim tuan rumah Indonesia.
"Ini adalah pertandingan persahabatan. Hasil perkara nomor dua. Yang penting pemain bisa merasakan atmosfer pertandingan," katanya usai pertandingan. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aji Santoso: Kekalahan Ini Beri Kami Pelajaran
Tim Nasional 28 Juli 2012, 00:09
-
PSSI Butuh 800 Juta Untuk Gelar TC Timnas Senior
Tim Nasional 27 Juli 2012, 07:00
-
Timnas Indonesia Alihkan Fokus Hadapi Valencia FC
Tim Nasional 26 Juli 2012, 22:30
-
Tidak Bugar, Aji Cadangkan Andik Lawan Malaysia Selection
Tim Nasional 26 Juli 2012, 22:09
-
Aji Berharap Pemain Tak Remehkan Malaysia Selection
Tim Nasional 26 Juli 2012, 19:43
LATEST UPDATE
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR