Bola.net - Legenda sepak bola Kamerun, Roger Milla, mengeluarkan pernyataan pedas terkait rencana uji coba melawan tim nasional Indonesia senior. Roger Milla mengungkapkan, jika rencana negaranya lawan Indonesia dan Thailand yang dibuat Federasi Sepak Bola Kamerun (FECAFOOT), sungguh memalukan.
Roger Milla juga menyatakan bahwa FECAFOOT merencanakan uji coba tersebut tidak dengan standarisasi yang tepat. Striker yang pernah memperkuat klub Indonesia, Pelita Jaya, tersebut menuturkan bahwa Indonesia dan Thailand merupakan tim yang punya level jauh di bawah Kamerun.
Hal tersebut, kontan membuat Pelatih tim nasional Indonesia, Benny Dollo, tersengat. Bendol- sapaan Benny Dollo- mengatakan bahkan hal tersebut tidak hanya melecehkan, namun juga menunjukkan arogansinya.
"Sebagai warga negara Indonesia, saya pikir pernyataan itu tidak pantas dikeluarkan oleh pemain sekalibernya," kata Benny Dollo.
Dipaparkannya lagi, uji coba Kamerun lawan Indonesia dan Thailand, langkah yang cukup tepat. Terlebih ditegaskannya, uji coba tersebut akan membantu negara Asia Tenggara untuk berkembang.
"Pernyataannya seolah-seolah tidak ingin negara lain berkembang dan tidak ada pemerataan di dunia sepak bola internasional. Padahal dulu, jelang Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, beberapa negara papan atas seperti Brasil pun pernah melakukan hal serupa. Jadi saya pikir apa yang dikatakannya terlalu berlebihan," tukasnya.
"Lawan Spanyol atau Jerman sekalipun, bagi kami tidak masalah. Namun semoga para pemain nanti lebih terlecut semangatnya dengan pernyataan tersebut. Saya yakin, mereka mampu selama bermain dengan bersama-sama serta bekerja keras," pungkasnya. (esa/dzi)
Roger Milla juga menyatakan bahwa FECAFOOT merencanakan uji coba tersebut tidak dengan standarisasi yang tepat. Striker yang pernah memperkuat klub Indonesia, Pelita Jaya, tersebut menuturkan bahwa Indonesia dan Thailand merupakan tim yang punya level jauh di bawah Kamerun.
Hal tersebut, kontan membuat Pelatih tim nasional Indonesia, Benny Dollo, tersengat. Bendol- sapaan Benny Dollo- mengatakan bahkan hal tersebut tidak hanya melecehkan, namun juga menunjukkan arogansinya.
"Sebagai warga negara Indonesia, saya pikir pernyataan itu tidak pantas dikeluarkan oleh pemain sekalibernya," kata Benny Dollo.
Dipaparkannya lagi, uji coba Kamerun lawan Indonesia dan Thailand, langkah yang cukup tepat. Terlebih ditegaskannya, uji coba tersebut akan membantu negara Asia Tenggara untuk berkembang.
"Pernyataannya seolah-seolah tidak ingin negara lain berkembang dan tidak ada pemerataan di dunia sepak bola internasional. Padahal dulu, jelang Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, beberapa negara papan atas seperti Brasil pun pernah melakukan hal serupa. Jadi saya pikir apa yang dikatakannya terlalu berlebihan," tukasnya.
"Lawan Spanyol atau Jerman sekalipun, bagi kami tidak masalah. Namun semoga para pemain nanti lebih terlecut semangatnya dengan pernyataan tersebut. Saya yakin, mereka mampu selama bermain dengan bersama-sama serta bekerja keras," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bendol Tersengat Ucapan Legenda Sepakbola Kamerun
Tim Nasional 18 Maret 2015, 22:26
-
Bendol Nilai Ferdinand Sinaga Sudah Mulai Berubah
Bola Indonesia 18 Maret 2015, 18:45
-
Bendol Jelaskan Alasan Pemanggilan Cristian Gonzales
Tim Nasional 18 Maret 2015, 18:25
-
Dipanggil Skuat Garuda, Ini Kata Kim Kurniawan
Tim Nasional 18 Maret 2015, 17:21
-
Bendol Ungkap Alasan Panggil Kim Kurniawan ke Timnas
Tim Nasional 18 Maret 2015, 17:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR