Bola.net - - Debut Bima Sakti sebagai pelatih tim nasional (timnas) U-19 Indonesia tak berjalan mulus. Bima yang ditunjuk PSSI untuk menukangi Garuda Nusantara sejak akhir November 2017 gagal memberikan hasil positif kala timnya menjamu timnas U-19 Jepang.
Dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/3/2018), Indonesia kalah telak 1-4. Empat gol kemenangan Jepang dicetak Miyashiro Taisei (15', 49'), Kota Yamada (48'), dan penalti Ando Mizuki (80'). Sementara satu gol Garuda Nusantara tercipta lewat Aji (93').
Usai laga, Bima mengaku sedikit kecewa. Namun, pelatih berusia 42 tahun ini masih mengambil sisi positif usai ditumbangkan Jepang.
"Ini merupakan pembelajaran berharga buat kami, apalagi setelah bulan November kemarin kami lama tidak melakukan pertandingan. Harapan saya pemain-pemain bisa mengambil pelajaran dari semua hal-hal positif yang tadi terjadi di lapangan, itu yang kami tanamkan ke pemain. Bulan depan kami akan mengadakan persiapan lagi dan kami akan mengevaluasi apa yang sudah kami lakukan tadi di dalam pertandingan," ujar Bima.
Lebih lanjut, mantan pemain PSM Makassar ini mengungkapkan bahwa Jepang mampu membaca permainan timnya. Meski di awal laga mereka nampak menunggu, namun pada akhirnya mampu terus menekan Egy Maulana Vikri dkk.
”Kami kemarin sempat melihat mereka main waktu lawan Cilegon. Di awal mereka menunggu dulu, lalu begitu mereka sudah melihat bagaimana kekuatan lawan, mereka langsung pressing. Itu terbukti mereka di menit-menit 20 ke atas langsung pressing kami. Makanya kemarin kami persiapan dengan pemain bagaimana keluar dari pressing Jepang karena mereka sangat high pressing sekali di atas," kata pelatih kelahiran Balikpapan ini.
"Jadi mereka ingin kami membuat kesalahan di belakang, dan tadi ada beberapa kali memang kami terlalu main dekat dan akhirnya itu yang mereka cari supaya langsung serangan balik. Sebenarnya kami kemarin sudah melakukan latihan bagaimana menyerang dari satu sisi, lalu pindah dengan long ball, kemudian kami serang dari sisi yang lain," Bima mengakhiri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Saran Pelatih Jepang untuk Timnas Indonesia U-19
Tim Nasional 26 Maret 2018, 14:12
-
Timnas Indonesia U-19 Butuh Lawan Tanding dari Timur Tengah
Tim Nasional 26 Maret 2018, 11:34
-
Timnas Indonesia U-19 Kalah dari Jepang, Indra Sjafri Diminta untuk Kembali
Tim Nasional 26 Maret 2018, 10:54
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR