Bola.net - Daffa Fasya mencuri perhatian saat Timnas Indonesia U-22 menghadapi Mali dalam laga uji coba terbaru di Bogor. Penampilan ini menjadi modal berharga bagi sang penjaga gawang untuk menatap SEA Games 2025.
Kiper milik Borneo FC ini dipercaya turun sebagai starter oleh pelatih Indra Sjafri. Kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan untuk unjuk gigi di bawah mistar gawang Garuda Muda.
Meski tampil cukup baik, Daffa enggan besar kepala dan tetap membumi. Ia justru menyoroti beberapa aspek teknis yang dirasanya masih perlu diperbaiki dari penampilannya malam itu.
Persaingan di sektor penjaga gawang Timnas Indonesia U-22 kini semakin ketat menjelang keberangkatan ke Thailand. Daffa menegaskan kesiapannya untuk bersaing secara sehat memperebutkan posisi nomor satu.
Evaluasi Performa Daffa Fasya
Daffa Fasya mengungkapkan rasa syukur mendalam atas menit bermain yang diberikan oleh tim pelatih. Kepercayaan ini dianggapnya sebagai motivasi ekstra untuk terus berkembang bersama skuad Garuda Muda.
Namun, ia menyadari bahwa penampilannya melawan wakil Afrika tersebut belum sepenuhnya sempurna. Evaluasi menyeluruh langsung dilakukan sang pemain demi menambal celah yang masih terlihat.
"Alhamdulillah saya bisa dipercaya di Timnas Indonesia U-22 sekarang," ujar Daffa kepada wartawan.
"Pastinya saya akan terus berbenah dan berlatih terus kesalahan-kesalahan saya yang tadi ada di pertandingan tadi," katanya.
Apresiasi untuk Indra Sjafri
Penjaga gawang muda ini tidak lupa memberikan kredit khusus kepada pelatih Indra Sjafri. Keputusan sang pelatih memberinya tempat utama dinilai sangat berharga bagi jam terbang internasionalnya.
Selain itu, Daffa juga menyinggung atmosfer positif yang terbangun di dalam tim saat ini. Ia merasa lingkungan kompetitif di skuad Garuda Muda justru membantunya tumbuh.
"Saya berterima kasih kepada tim kepelatihan sudah memercayai saya di pertandingan ini," ucap Daffa.
"Persaingan kita cukup sehat," tutur Daffa.
Persaingan Kiper Utama SEA Games
Perebutan satu tempat di bawah mistar gawang Timnas Indonesia U-22 dipastikan tidak akan mudah. Daffa harus bersaing ketat dengan nama-nama beken seperti Cahya Supriadi, M. Ardiansyah, dan Ikram Al Giffari.
Situasi ini ditanggapi positif oleh Daffa sebagai pelecut semangat untuk tampil lebih konsisten. Ia menganggap pemanggilan ke tim nasional ini sebagai sebuah anugerah yang harus diperjuangkan.
"Siapa pun yang dipilih nanti pastinya akan siap untuk menghadapi SEA Games," lanjut Daffa.
"Yang pasti saya selalu fokus saya berusaha sebisa saya, mungkin itu hadiah buat saya," imbuh Daffa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Pekerjaan Rumah Mendesak Timnas Indonesia U-22 jelang SEA Games 2025
Tim Nasional 19 November 2025, 17:47
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR