Bukan National Stadium, Timnas Indonesia bakal Tantang Singapura di Stadion Jalan Besar yang Rumputnya Kini Telah Asli, Bukan Buatan

Bukan National Stadium, Timnas Indonesia bakal Tantang Singapura di Stadion Jalan Besar yang Rumputnya Kini Telah Asli, Bukan Buatan
Timnas Indonesia dalam laga lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (15/11/2024) (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Timnas Indonesia dipastikan tidak akan bermain di Stadion Nasional saat bertandang ke Singapura di Piala AFF 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menantang tuan rumah di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026.

Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS) telah mengonfirmasi akan menggelarnya di Stadion Jalan Besar untuk Piala AFF 2026. Keputusan tersebut diambil karena National Stadium akan digunakan sebagai perayaan Hari Kemerdekaan Singapura pada 9 Agustus 2026.

FAS menjelaskan bahwa persiapan untuk parade kemerdekaan tersebut membutuhkan waktu lama sehingga Stadion Nasional tidak bisa digunakan. Kendati demikian, FA menjamin bahwa Stadion Jalan Besar telah memenuhi standar internasional.

"Semua pertandingan kandang dalam turnamen ini saat ini direncanakan akan diadakan di Stadion Jalan Besar, yang memenuhi persyaratan Konfederasi Sepak Bola Asia untuk menyelenggarakan kompetisi internasional," ujar FAS dilansir The Straits Times.

"Kami akan terus memberikan informasi terbaru kepada para penggemar dan publik mengenai Asean Hyundai Cup dan berharap dapat menggalang dukungan dari semua orang untuk tim Lions kami," katanya menambahkan.

1 dari 2 halaman

Pergantian Rumput

Maarten Paes saat bermain di laga Timnas Indonesia vs Bahrain di SUGBK, Selasa (25/03/2025). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Maarten Paes saat bermain di laga Timnas Indonesia vs Bahrain di SUGBK, Selasa (25/03/2025). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Ada perubahan signifikan pada permukaan lapangan di Stadion Jalan Besar yang kini tidak lagi menggunakan rumput sintetis. Stadion ini telah melalui proses renovasi besar sejak Agustus 2025 untuk mengganti rumput buatan menjadi rumput alami.

Langkah penggantian rumput tersebut dilakukan oleh FAS demi memenuhi regulasi terbaru dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). AFC kini melarang penggunaan lapangan sintetis sepenuhnya untuk kompetisi di tingkat tim nasional maupun klub.

Stadion berkapasitas 6.000 penonton ini sebelumnya identik dengan rumput buatan sejak pertama kali dipasang pada 2005. Namun, demi meningkatkan kualitas permainan dan merespons masukan dari berbagai pihak, rumput asli kini menghiasi lapangan tersebut.

2 dari 2 halaman

Sambutan Positif Kapten Singapura

Aksi bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk saat melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Aksi bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk saat melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Kapten Singapura, Hariss Harun, tetap menyambut positif perpindahan markas ini meskipun kapasitas penonton di Jalan Besar jauh lebih kecil. Ia menganggap stadion tersebut sebagai rumah spiritual bagi The Lions karena atmosfernya yang sangat intim.

"Bermain di Stadion Nasional tentu akan sangat menyenangkan, tetapi kami juga memiliki banyak kenangan indah di Jalan Besar," tutur Hariss Harun.

"Kami menyebutnya rumah spiritual kami dan kami selalu mendapatkan dukungan yang baik di sana. Tribunenya jauh lebih dekat ke lapangan, jadi meskipun kapasitasnya lebih kecil, para penggemar dapat menciptakan suasana yang sangat baik yang menular ke tim," imbuhnya.

Penulis: Fitri Apriani (Bola.net)


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL