
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022. Pasukan Shin Tae-yong tersingkir di penyisihan Grup A. Ini merupakan yang kesekian kalinya sejak terakhir juara pada edisi 2013.
Timnas Indonesia U-19 sejatinya sukses menggilas Myanmar 5-1 pada matchday terakhir. Akan tetapi, hasil seri 1-1 di laga Vietnam vs Thailand harus membuat mereka kandas.
Vietnam dan Thailand lolos sebagai juara dan runner-up Grup A, sedangkan Indonesia finis peringkat tiga. Ketiga tim ini sama-sama finis dengan 11 poin, tapi Indonesia kalah head-to-head.
Kegagalan ini menjadi yang tujuh kali secara beruntun sejak terakhir kali Timnas Indonesia U-19 juara edisi 2013 sebagai tuan rumah di era Evan Dimas dan pelatih Indra Sjafri.
Yang Terjadi Setelah Juara 2013

Pada 2014, Timnas Indonesia U-19 secara tragis gagal meraih poin di Grup A yang juga berisi Thailand dan Myanmar. Hanya bermain dua laga, mereka kalah kontra dua tim itu dalam ajang yang digelar di Vietnam.
Timnas Indonesia U-19 kemudian malah gagal sebelum bertempur pada edisi 2015 yang dimainkan di Laos. Penyebabnya, PSSI saat itu sedang menerima sanksi pembekuan dari FIFA karena masalah intervensi dari pemerintah.
Upaya untuk kembali berprestasi kemudian muncul pada Piala AFF U-19 2016 di Vietnam. Kali ini, mereka juga tak bisa berbuat banyak karena menduduki peringkat keempat klasemen akhir Grup B. Timnas Indonesia U-19 hanya mengemas enam poin hasil dua menang dan tiga kalah.
Tiga edisi selanjutnya, pada 2017, 2018, dan 2019, melahirkan cerita yang berbeda. Publik selalu mengharap banyak ada trofi kedua Piala AFF. Sayang, yang terjadi justru kembali menelan pil pahit.
Pada 2017 dan 2018, harapan besar muncul karena Indra Sjafri jadi nakhodanya, sosok yang membawa juara pada 2013. Saat itu, banyak pemain berkualitas muncul macam Egy Maulana Vikri, Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto, hingga Witan Sulaeman.
Sayang, dua edisi itu hanya berakhir dengan prestasi menduduki peringkat ketiga. Yang paling terasa menyakitkan adalah pada 2018 dengan status tuan rumah. Mereka disingkirkan Malaysia di semifinal, yang kemudian menjadi juara.
Berikutnya pada 2019, Fakhri Husaini ditunjuk jadi pengganti Indra Sjafri. Harapan besar kembali muncul mengingat Fakhri adalah pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018.
Kebanyakan para pemainnya adalah jebolan skuad juara pada setahun sebelumnya. Lagi-lagi, Timnas Indonesia U-19 harus puas dengan peringkat ketiga untuk kali ketiga pula secara beruntun.
Kali Ini, Tersingkir Akibat Regulasi
Pandemi COVID-19 kemudian membuat Piala AFF U-19 ditiadakan pada 2020 dan 2021. Memasuki 2022, harapan besar muncul. Perpaduan keberadaan pelatih Shin Tae-yong dan status tuan membuat publik yakin trofi juara bisa disabet lagi.
Yang terjadi justru lebih menyakitkan karena gagal lolos ke semifinal akibat regulasi.
Timnas Indonesia U-19 sebenarnya punya catatan statistik yang mentereng soal produktivitas gol di Piala AFF U-19 2022. Hasil kontra Vietnam dan Thailand memang berakhir 0-0, tapi tiga tim lainnya mampu dibantai dengan skor mencolok.
Pertama, mereka berhasil menang 7-0 atas Brunei Darussalam. Berikutnya, kemenangan skor identik 5-1 terjadi saat menundukkan Filipina dan Myanmar. Dari sini saja sudah terlihat performa apik mereka.
Sebanyak 17 gol berhasil dibukukan dan itu menjadikan Timnas Indonesia U-19 sebagai tim paling produktif. Ditambah, hanya kebobolan dua gol membuat selisih gol mereka menjadi 15, angka terbaik di antara kontestan lain.
Sayangnya, seperti sudah disebutkan, penampilan apik dengan melahirkan banyak rupanya tak membawa dampak positif. Sebab, skor 0-0 kontra Vietnam dan Thailand malah jadi penentu nasib Timnas Indonesia U-19.
Disadur dari: Bola.com/Aditya Wany/Yus Mei Sawitri, 11 Juli 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Timnas Indonesia U-19: Tak Terkalahkan, Cetak 17 Gol, Tim Paling Produktif di Grup A
- Memuji Pertahanan Timnas Indonesia U-19: Cuma Kebobolan 2, Sempat Clean Sheet 300 Menit!
- Shin Tae-yong Ternyata Sempat Tidak Percaya Vietnam dan Thailand bakal 'Main Mata'
- Banjir Apresiasi buat Timnas Indonesia U-19: Perjuangan Kalian Luar Biasa, Tetap Semangat!
- Perdebatan Panas Netizen soal Regulasi Penjegal Langkah Timnas Indonesia U-19
- Iwan Bule Kecewa, Mempertimbangkan Lapor ke AFF soal Dugaan Main Sabun Vietnam Vs Thailand
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF U-19 2022: Serangan Netizen Indonesia Disorot Media Vietnam
Tim Nasional 11 Juli 2022, 14:05
-
Gagal di Piala AFF U-19 2022, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?
Tim Nasional 11 Juli 2022, 13:43
-
Plus Minus Lini Depan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022
Tim Nasional 11 Juli 2022, 11:59
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR