
Bola.net - Pelatih Rahmad Darmawan akhirnya buka suara terkait performa timnas Indonesia U-23 yang sempat terseok-seok. Menurut pelatih yang akrab disapa Coach RD tersebut, kurangnya persiapan yang ia miliki menjadi penyebab inkonsistensi dalam permainan Garuda Muda.
"Yang pertama, tentu wajar jika proses tim ini telat mencapai peak performance-nya. Penyebabnya, karena persiapan yang kurang. Kita hanya dua bulan. Sedangkan Thailand, persiapannya selama 11 bulan. Kemudian Malaysia, mengikuti M-League dan Singapura tampil di S-League," kata pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
"Selain itu, proses untuk beradaptasi dengan filosofi sepak bola yang kita inginkan, berjalan sambil membangun fisik pemain. Karena itu, dalam perjalanannya pasti terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan. Misalnya saja, uji coba lawan tim-tim yang tidak ada nama, tapi kita harus kalah," sambung sosok kelahiran Metro Lampung, 28 November 1966 tersebut.
Dilanjutkan RD- panggilan Rahmad Darmawan- masyarakat tidak boleh terburu-buru memberikan penilaian negatif. Sebab, diminta menghargai proses yang terus berjalan.
"Saya sering katakan, mari sama-sama menunggu proses terjadi. Walaupun jujur, saya akui seharusnya kita bermain lebih baik di awal pertandingan SEA Games. Karena masalah yang ada di tim ini, bukan terletak pada skill, taktik dan teknik bermain anak-anak. Melainkan, terdapat faktor psikis yang menimbulkan para pemain menjadi ragu dalam mengambil keputusan, takut untuk berbuat salah, dan akhirnya semakin salah," imbuh mantan pelatih klub Persikota Tangerang, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Arema tersebut.
"Tetapi secara umum, para pemain mengalami progres dan berjalan sesuai harapan saya. Termasuk, untuk tampil di laga final nantinya. Atmosfer pertandingan seperti ini, diharapkan semakin membaik," pungkas pelatih yang memberikan medali perak bagi Indonesia di ajang SEA Games 2011 tersebut.[initial]
(esa/dzi)
"Yang pertama, tentu wajar jika proses tim ini telat mencapai peak performance-nya. Penyebabnya, karena persiapan yang kurang. Kita hanya dua bulan. Sedangkan Thailand, persiapannya selama 11 bulan. Kemudian Malaysia, mengikuti M-League dan Singapura tampil di S-League," kata pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
"Selain itu, proses untuk beradaptasi dengan filosofi sepak bola yang kita inginkan, berjalan sambil membangun fisik pemain. Karena itu, dalam perjalanannya pasti terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan. Misalnya saja, uji coba lawan tim-tim yang tidak ada nama, tapi kita harus kalah," sambung sosok kelahiran Metro Lampung, 28 November 1966 tersebut.
Dilanjutkan RD- panggilan Rahmad Darmawan- masyarakat tidak boleh terburu-buru memberikan penilaian negatif. Sebab, diminta menghargai proses yang terus berjalan.
"Saya sering katakan, mari sama-sama menunggu proses terjadi. Walaupun jujur, saya akui seharusnya kita bermain lebih baik di awal pertandingan SEA Games. Karena masalah yang ada di tim ini, bukan terletak pada skill, taktik dan teknik bermain anak-anak. Melainkan, terdapat faktor psikis yang menimbulkan para pemain menjadi ragu dalam mengambil keputusan, takut untuk berbuat salah, dan akhirnya semakin salah," imbuh mantan pelatih klub Persikota Tangerang, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Arema tersebut.
"Tetapi secara umum, para pemain mengalami progres dan berjalan sesuai harapan saya. Termasuk, untuk tampil di laga final nantinya. Atmosfer pertandingan seperti ini, diharapkan semakin membaik," pungkas pelatih yang memberikan medali perak bagi Indonesia di ajang SEA Games 2011 tersebut.[initial]
Mari Dukung Perjuangan Garuda Muda!
- Kurnia Meiga: Tim Malaysia Dua Tahun Lalu Lebih Kuat
- Rahmad Darmawan Beberkan Resep Sukses di Adu Penalti
- Rahmad Darmawan Minta Para Pemain Istirahat Dengan Baik
- Bungkam Malaysia, Coach RD: Kami Lebih Kuat dan Lebih Beruntung
- Timnas Indonesia U-23 Dipuji Tampil Melebihi Ekspektasi
- Tembus Final SEA Games, Jagad Twitter Ramai Hashtag #RebutEmas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Jumpa Thailand di Final SEA Games 2013
Tim Nasional 19 Desember 2013, 22:42
-
Coach RD Ungkap Alasan Inkonsistensi Penampilan Timnas U-23
Tim Nasional 19 Desember 2013, 22:29
-
Kurnia Meiga: Tim Malaysia Dua Tahun Lalu Lebih Kuat
Tim Nasional 19 Desember 2013, 22:01
-
Rahmad Darmawan Beberkan Resep Sukses di Adu Penalti
Tim Nasional 19 Desember 2013, 21:53
-
Rahmad Darmawan Minta Para Pemain Istirahat Dengan Baik
Tim Nasional 19 Desember 2013, 21:41
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik, Lionel Messi Cuma Lelah Otot
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:45
-
RESMI: Arema FC Lepas Lucas Frigeri
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 11:21
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Aragon 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 10:36
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR