
Bola.net - Asnawi Mangkualam Bahar bercerita panjang lebar soal kariernya. Kapten Timnas Indonesia itu mengungkap pengalamannya bermain di Korea Selatan hingga mimpi bergabung dengan klub Eropa.
Curahan hati mendalam tersebut disampaikan Asnawi dalam sesi wawancara dengan gelandang Timnas Indonesia sekaligus Persib Bandung, Marc Klok.
Selama dua tahun lebih berkarier di Korea Selatan, Asnawi memperkuat dua klub. Mereka adalah Ansan Greeners dan Jeonnam Dragons yang berkompetisi di K-League 2.
“Saya ingin tembus ke K1. Karena bertahan di K2 sudah terbiasa. Dan saya suka tantangan. Ke agen, saya sampaikan jika ada tawaran dari K1, 100 persen saya akan berangkat. Tentang gaji, mungkin lebih kecil dibanding pemain lain di sana tidak masalah. Karena saya dari Asia Tenggara. Di sana, sulit percaya pemain dari ASEAN,” ujar Asnawi.
Perjudian Asnawi

Bicara tentang kariernya di Korea Selatan, pemain 24 tahun ini mengaku keputusannya sebagai perjudian. Dia meninggalkan gaji besar yang ditawarkan klub Indonesia demi dapan pengalaman bermain yang lebih tinggi.
"Impian saya memang bermain di luar negeri. Sebenarnya orang tua ingin saya tetap di Indonesia. Karena di K2, gajinya tiga kali lebih kecil dari di PSM Makassar. Dan ini jadi perjudian saya. Jika main bagus, saya bisa dapat tawaran yang lebih bagus nantinya. Tapi jika buruk, saya kehilangan kesempatan itu,” jelas dia.
Sebenarnya, performa Asnawi di Korea Selatan tidak buruk. Dia bisa bersaing. Sayang, jalan ke K1 tak kunjung terbuka. Sehingga dia mulai realistis dan menerima tawaran berkarier di kasta tertinggi Thailand. “Terkadang, ketika saya tidak punya uang, rasanya ingin ke Indonesia lagi."
"Dapat gaji besar, juga untuk membantu keluarga. Karena jadi pesepakbola itu mungkin usia 36 tahun sudah pensiun. Kalau tidak punya materi, selesai sudah setelah itu,” tegasnya.
Bermimpi ke Eropa

Saat ditanya tentang hasrat selanjutnya, Asnawi mengaku jika dia berharap bisa berkarier di Eropa. Hanya saja dia menyadari, di usia 24 tahun, mimpi itu akan sulit terwujud. “Saya ingin main di Eropa. Tapi sulit di usia saya sekarang. Kalau mau main di sana, harus dimulai sejak 18 tahun,” tegasnya.
Karena itu, Asnawi kini mulai realistis. Dia mengumpulkan materi untuk moda selanjutnya setelah pansiun sebagai pesepakbola. Lantaran dia punya mimpi lain sebagai pebisnis. “Saya ingin buka sport center di Makassar. Karena tidak ada fasilitas yang bagus disana. Saya ingin beri fasilitas itu untuk pemain muda. Itu mimpi saya untuk jadi pebisnis,” terangnya.
Untuk pemain sekelas Asnawi, sebenarnya bukan hal sulit mendapatkan bayaran tinggi. Tentunya jika bermain di Indonesia. Karena banyak klub besar yang ingin merekrutnya dengan iming-iming gaji tinggi. Tapi dalam waktu dekat, dia masih ingin berkarier di luar negeri.
Jadwal Timnas Indonesia

Timnas Indonesia vs Tanzania
Stadion Madya
Minggu, 2 Juni 2024
16.00 WIB
Siaran langsung: Indosiar, Vidio
Timnas Indonesia vs Irak
Stadion Gelora Bung Karno
Kamis, 6 Juni 2024
16.00 WIB
Siaran langsung: RCTI
Timnas Indonesia vs Filipina
Stadion Gelora Bung Karno
Selasa, 11 Juni 2024
19.30 WIB
Siaran langsung: SCTV, Indosiar, dan Vidio
Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan, Gregah Nurikhsani) 30 Mei 2024
Jangan Lewatkan!
- Justin Hubner Bicara Target Ambisius di Timnas Indonesia dan Cerezo Osaka
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
- Daftar Skuad Tanzania untuk Hadapi Timnas Indonesia: 6 Pemain Merumput di Eropa, Termasuk Gelandang Shakhtar Donetsk
- Seruan Justin Hubner untuk Timnas Indonesia: Ayo Kalahkan Irak dan Filipina dan Jadi Pemuncak Grup F!
- PSSI Akhirnya Angkat Bicara Mengenai Shin Tae-yong dan Elkan Baggott, Hubungannya Retak atau Masih Baik?
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR