
Bola.net - PSSI kembali mendapat alternatif untuk menambah amunisi lini depan Timnas Indonesia. Satu lagi pesepak bola diaspora membuka peluang untuk bisa memperkuat Skuad Garuda.
Pesepak bola yang menegaskan kesiapannya untuk berseragam Merah Putih tersebut adalah Dairenzio Brank. Pemain berusia 19 tahun tersebut saat ini memperkuat Jodan Boyz berkompetisi di kompetisi divisi keempat Belanda.
Seperti yang diperlukan Timnas Indonesia, Dairenzio merupakan pemain yang berposisi di sektor penyerangan. Ia mengaku bisa bermain di posisi manapun di lini depan, mulai dari sayap kiri dan kanan, penyerang, sampai gelandang serang, yang bermain di belakang penyerang.
Dairenzio sendiri memiliki darah Indonesia dari jalur ibu. Sang kakek, ayah dari ibunya, memiliki darah Indonesia. Ia berasal dari Jakarta.
Sementara, ayah Dairenzio adalah Leroy Brank. Leroy merupakan gelandang tim GC&FC Olympia Gouda. Pria berusia 41 tahun ini memiliki darah Suriname.
Dairenzio mengungkapkan kesiapannya memperkuat Timnas Indonesia dalam sesi tanya jawab di kanal Yussa Nugraha. Menurutnya, jika ada undangan dari PSSI, ia tentu akan menyambut positif.
"Tentunya aku terbuka untuk hal itu," kata Dairenzio.
"Namun, tentunya, harus ada kontak dulu dengan mereka untuk bisa diundang," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Ingin Beri yang Terbaik untuk Timnas Indonesia
Lebih lanjut, Dairenzio mengaku memiliki motivasi khusus untuk bisa bergabung dengan Skuad Garuda. Ia memiliki cita-cita untuk memberi yang terbaik bagi Timnas Indonesia.
"Saya terbuka untuk melihat bagaimana rasanya bermain di tim nasional dan untuk mendapat pengalaman. Sepertinya, akan sangat menyenangkan jika bisa melakukan hal tersebut," papar Dairenzio.
"Saya juga berpikir, dengan kemampuan yang saya miliki, saya bisa menjadi tambahan kekuatan untuk tim. Jika itu terjadi, aku akan terbuka," ia menambahkan.
Dapat Banyak Pesan dari Suporter Indonesia
Dairenzio juga mengaku banyak mendapat pesan dari suporter Indonesia. Ia pun mengaku senang dengan sambutan dan dukungan para pencinta bola Indonesia ini kepadanya.
"Semuanya mendukung dan ini benar-benar sesuatu yang saya suka dan hargai. Mereka benar-benar mendukung dan menginginkan yang terbaik," kata Dairenzio.
"Saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan motivasinya. Saya harap, ke depan saya bisa bermain bagi tim nasional," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Jangan Lewatkan!
- Reaksi Berkelas Nova Arianto terkait Selebrasi Berlebihan Australia saat Menang 5-3 atas Timnas Indonesia U-16
- Piala AFF U-16 2024, Meski Kalah dari Australia Tapi Nova Arianto Tetap Bangga Dengan Perjuangan Timnas Indonesia U-16
- Nova Arianto soal Plus Minus Timnas Indonesia U-16 3-5 Australia: Mentality Sangat Luar Biasa, tapi Sering Blunder
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Maarten Paes, Indonesia Masih Punya Cyrus Margono
Bola Indonesia 2 Juli 2024, 20:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR