Deretan Penggawa Timnas Indonesia yang Ikut Geram Ricky Kambuaya Jadi Korban Aksi Rasis di Laga Dewa United vs Persib: Ada Kevin Diks

Deretan Penggawa Timnas Indonesia yang Ikut Geram Ricky Kambuaya Jadi Korban Aksi Rasis di Laga Dewa United vs Persib: Ada Kevin Diks
Bek Borussia Monchengladbach, Kevin Diks (c) Borussia Monchengladbach Official

Bola.net - Ricky Kambuaya menjadi korban aksi rasis usai laga Dewa United vs Persib di BRI Super League dan hal ini memancing kegeraman sejumlah penggawa Timnas Indonesia, termasuk Kevin Diks.

Laga Dewa United vs Persib digelar di pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin (20/04/2026) malam WIB. Pertandingan yang berlangsung sengit itu berakhir dengan skor imbang 2-2.

Usai laga, Ricky Kambuaya mengungkapkan ada aksi rasis yang ditujukan suporter pada dirinya di media sosial. Melalui akun Instagram @richardo_r55, ia mengaku aksi tak terpuji itu muncul di kolom komentar maupun melalui direct message (DM).

Hal ini langsung mendapat respons dari bek Timnas Indonesia yang bermain di Borussia Monchengladbach, Kevin Diks. "Tidak dapat dipercaya," ujarnya lewat akun @kevindiks2.

1 dari 3 halaman

Egy, Rafael Struick, dan Zijlstra Ikut Bersuara

Aksi Egy Maulana Vikri bersama Dewa United pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Dewa United

Aksi Egy Maulana Vikri bersama Dewa United pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Dewa United

Dua rekan setim Kambuaya di Dewa United yang juga langganan Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Rafael Struick, turut menyayangkan kejadian yang menimpa temannya tersebut.

"Katakan tidak pada rasial," kata Egy dalam akun @egymaulanavikri. "Tetap kuat saudaraku," tulis Struick via akun @rafaelstruick.

Striker Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, @maurozijlstra, seolah tidak percaya dengan keadaan yang dialami Kambuaya. Pemain berusia 21 tahun itu memberikan emotikon tepuk jidat.

2 dari 3 halaman

Ricky Kambuaya Bukan Satu-satunya Korban

Kambuaya menjadi pemain Dewa United kedua yang buka suara setelah mendapatkan serangan rasial.Bek asal Brasil, Johnathan Carlos Pereira, juga angkat bicara melalui akun Instagramnya.

"Semoga Tuhan memberkatimu," ujar Johnathan dalam akun @johnathanjc2 pada Senin (20/4/2026).

Aksi rasis memang masih sering menghantui sepak bola Indonesia. Rata-rata netizen yang melakukannya biasanya memakai akun anonim supaya identitasnya tidak bisa terdeteksi.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL