
Bola.net - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, membeber kisah di balik drama pencoretan Saddil Ramdani dari Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2023. Menurutnya, pada awalnya, bukan Saddil yang akan dipulangkan dari Qatar.
Menurut Sumardji, ia sudah rapat bersama tim pelatih Timnas Indonesia terkait komposisi tim di Piala Asia 2023. Waktu itu, ia bertanya siapa saja pemain yang performanya turun, salah satunya Dendy Sulistyawan.
"Saya bertanya, 'Boleh nggak Dendy pulang bareng saya.'," kata Sumardji, dalam siniar Tiki-Taka, di kanal Nalar TV Indonesia.
"Tim pelatih menjawab setuju. Clear kan? Arkhan dan Dendy pulang bersama saya," sambungnya.
Namun, menurut Sumardji, keputusan tersebut akhirnya berubah. Dalam rapat berikutnya, tim pelatih memutuskan tak jadi mencoret Dendy. Sebagai gantinya, mereka mencoret Saddil Ramdani.
Sumardji pun menanyakan alasan perubahan tersebut. Tim pelatih pun memberi alasan soal pencoretan Saddil, alih-alih Dendy. Setelah mendapat penjelasan dari tim pelatih, Sumardji pun sepakat.
"Oke, saya ikut," tuturnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Lakukan Tindakan Indisipliner?

Menurut Sumardji, ada tiga kriteria yang digunakan untuk memutuskan siapa-siapa saja pemain yang bakal memperkuat Timnas Indonesia. Selain performa, penilaian juga mencakup attitude dan kedisiplinan.
"Ketiga hal ini, jika ada yang dilanggar, tak sesuai dengan yang kita gariskan, kita sudah ada ketentuannya. Pemain nggak boleh begini, begini, begini, lalu dilanggar, apa boleh buat?" kata Sumardji.
"Saya senang dengan Coach Shin. Baiknya Coach Shin itu, ia fair menilai pemain. Si A, Si B, Si C, ia salah, tidak pandang bulu, mau pemain bintang atau apa, out. Itu yang saya suka," sambungnya.
Tutupi Kesalahan Saddil

Belakangan muncul spekulasi soal alasan pencoretan Saddil. Karena secara teknis dinilai mumpuni, Saddil disebut dicoret karena dua alasan lain, attitude dan kedisiplinan.
Namun, Sumardji tak mau buka suara soal hal ini. Ia memastikan tak mau menyampaikan alasan di balik pencoretan pemain Sabah FA tersebut.
"Saya tak perlu sampaikan. Saya, sebagai orang tua, wajib melindungi anak-anak saya. Saya tak perlu jelaskan. Yang pasti, seseorang ketika hendak membela bangsa dan negara, itu harus siap semua. Nggak boleh tidak siap," tegas Sumardji.
"Artinya, dari sisi performa harus bagus, attitude harus bagus, dan disiplin harus bagus. Tiga hal tersebut jangan dilewatkan," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Informasi Lengkap Piala Asia 2023: Kapan, di Mana, Tim Peserta, Pembagian Grup, Jadwal
- Kapan Shayne Pattynama Gabung Timnas Indonesia?
- Sikap Cuek Shin Tae-yong Lihat Ranking FIFA Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2023: Itu Hanya Angka
- 3 Eks Wasit Liga 1 yang Bertugas di Piala Asia 2023: Ada Shaun Evans, Bobotoh Pasti Ingat Namanya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Piala Asia 2023, Level Pemain Timnas Indonesia Dinilai Medioker
Tim Nasional 13 Januari 2024, 23:36
-
Jelang Laga Kontra Irak, Timnas Indonesia Diminta Tak Berpikir Muluk
Tim Nasional 13 Januari 2024, 23:34
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR