
Bola.net - Perjuangan negara-negara Asia menuju Piala Dunia 2022 kembali bergulir. Setelah menuntaskan rangkaian putaran pertama pada 11 Juni 2019, kini genderang putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 resmi ditabuh.
Pada Kamis hari ini (5/9/2019, total ada 16 pertandingan yang dimainkan, mulai Grup A hingga Grup H di seantero Asia. Jadi, setiap grup akan memainkan dua laga pada matchday pertama.
Meski baru memasuki hari pertama, AFC (konfederasi sepak bola Asia), sudah memetakan duel-duel mana saja yang layak dilabeli sebagai partai klasik dari delapan grup yang ada di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini.
Seperti sudah diduga, duel Timnas Indonesia melawan negara satu rumpun, Malaysia, di SUGBK masuk kategori tersebut. Penyebabnya, tentu sudah jelas.
Timnas Indonesia dan Malaysia dikenal memiliki sejarah rivalitas panjang dalam dunia sepak bola. Bentrok kedua negara bertetangga itu selalu menyajikan cerita menarik, dramatis, dan penuh kenangan karena kerap dibumbui hal di luar lapangan.
Pertandingan timnas antara kedua negara selalu berlangsung sengit. Baik Indonesia maupun Malaysia selalu ingin membuktikan siapa yang lebih baik.
Duel yang melibatkan kedua negara, baik saat di Jakarta atau Kuala Lumpur, selalu sesak dipenuhi penonton. Saat pertandingan berlangsung kerap mencuat insiden kontroversial.
Hal itu mempertegas jika bentrok sepak bola antara Indonesia dengan Malaysia bukan hanya semata olah raga, tetapi pertaruhan harga diri bangsa.
Beranjak ke laga klasik lain versi AFC, ada duel Thailand versus Vietnam. Laga ini termasuk "new comer alias pendatang baru" dalam kategori ini.
AFC sepakat melabeli laga ini dengan status klasik mengingat belakangan rivalitas kedua negara di pentas sepak bola mengalami peningkatan seiring prestasi yang ditunjukkan Vietnam.
Irak vs Iran

Dua partai lain yang masuk status laga klasik putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia adalah Yordania versus Australia, yang baru dimainkan pada 14 November 2019. Kedua tim tergabung di Grup B, serta laga Uzbekistan kontra Arab Saudi di Grup D, yang juga digelar pada 14 November 2019.
Australia disebut masih punya "urusan" dengan Yordania menyusul kejutan yang terjadi pada laga penyisihan Grup B Piala Asia 2019. Ketika itu Australia taklul 0-1 dari Yordania.
Sementara Uzbekistan dan Arab Saudi diprediksi sama-sama berebut siapa yang lebih mendominasi di Grup D, ditambah konfrontasi di antara dua pelatih, Hector Cuper (Uzbekistan) dan Herve Renard (Arab Saudi), yang membawa persaingan mereka ke babak baru.
Sebelum merambah Benua Asia, keduanya bersaing di Benua Afrika. Cuper bersama Timnas Mesir sementara Renard membesut Maroko.
Duel lain yang mendapat label laga klasik dari AFC, adalah Irak versus Iran di Grup C, yang baru dipertandingkan pada 14 November 2019.
Bertindak sebagai tuan rumah, Irak dalam tekanan saat menjamu Iran, lantaran tak pernah menang saat menjamu tim tetangga itu di ajang kualifikasi Piala Dunia sejak September 2001.
Korea Utara vs Korea Selatan

Dari Grup A ada pertai China versus Suriah, yang mendapat label klasik. Duel ini dimainkan pada 14 November 2019, lalu dari Grup F ada laga Kirgzstan kontra Jepang (14/11/2019), dan India melawan Bangladesh di Grup E (15/10/2019).
Terakhir, dan mungkin yang paling "klasik" di antara laga-laga di atas adalah pertemuan Korea Utara dan Korea Selatan di Grup H. Korea Utara mendapat kesempatan lebih dulu menjamu Korsel pada 15 Oktober 2019.
Ini bukan kesempatan pertama kedua tim berada di grup sama di ajang kualifikasi Piala Dunia. Korut dan Korsel pernah tergabung di Grup 3 putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2010.
Namun, hubungan kedua negara selama ini selalu jadi bumbu pertemuan Korut dan Korsel setiap kali berjumpa dalam event olahraga, meski, belakangan kedua negara sepakat tampil dalam satu bendera, seperti yang diperlihatkan saat Asian Games 2018.
Hanya, untuk cabor sepak bola, pertemuan Korut versus Korsel tetap menjanjikan pertandingan seru, yang terkadang bukan sekadar olahraga.
Sumber: AFC
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aning Jati/Editor Aditya Wicaksono
Published: 5 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kerusuhan Pecah di SUGBK Usai Timnas Indonesia Dipermalukan Malaysia
Tim Nasional 5 September 2019, 23:23
-
Kapten Timnas Indonesia Sakit Hati Imbas Kerusuhan Suporter
Tim Nasional 5 September 2019, 23:17
-
Suporter Timnas Indonesia Sempat Ganggu Pendukung Malaysia
Tim Nasional 5 September 2019, 23:08
-
Pelatih Timnas Indonesia: Kekalahan dari Malaysia Menyakitkan
Tim Nasional 5 September 2019, 23:03
-
Hasil Pertandingan Indonesia vs Malaysia: Skor 2-3
Tim Nasional 5 September 2019, 21:31
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR