
Bola.net - Timnas Indonesia sangat beruntung memiliki kiper sekelas Maarten Paes. Penjaga gawang FC Dallas itu tampil luar biasa dalam dua laga awalnya berseragam Merah Putih.
Meladeni Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2024) malam WIB, kiper berusia 26 tahun itu kembali dipercaya mengawal gawang Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Maarten Paes menghuni pos di bawah mistar gawang ketika Tim Garuda bermain imbang 1-1 kontra Arab Saudi, 6 September 2024, yang sekaligus menjadi laga debutnya.
Maarten Paes bermain impresif dalam duel melawan Australia. Penampilan solid Paes di pos penjaga gawang membuat Tim Garuda berhasil menahan Australia dengan skor 0-0.
Sejumlah fakta menarik diukir Maarten Paes selepas duel Timnas Indonesia versus Arab Saudi. Berikut ini empat di antaranya.
Melakukan Lima Penyelamatan

Timnas Indonesia memang tak salah telah menaturalisasi Maarten Paes. Sebab, pemain FC Dallas tersebut bukan kiper kaleng-kaleng.
Dia tercatat berhasil melakukan lima penyelamatan, dan membuat pemain depan frustrasi dalam mencetak gol
Paes menepis dua kans mencetak gol yang didapat Harry Souttar pada menit ke-21 dan 23', sepasang peluang emas Craig Goodwin menit ke-34 dan 58', serta bola hasil tendangan Adam Taggart pada menit ke-68.
Ukir Clean Sheet

Bagi Maarten Paes, ini adalah penampilan keduanya bersama Timnas Indonesia. Pada laga pertama kontra Arab Saudi, kiper yang memiliki darah Kediri tersebut gagal membuat gawang Tim Garuda tetap perawan.
Namun pada penampilan keduanya, dia sukses mengukir clean sheet. Aksi Maarten Paes di bawah mistar gawang Timnas Indonesia mendapat sanjungan dari publik di Tanah Air.
2 Kali Raih Man of the Match

Bermain impresif pada pertandingan melawan Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026, Maarten Paes dinobatkan sebagai man of the match alias pemain terbaik dari laga tersebut.
Bagi Paes, itu adalah untuk kedua kalinya meraih status MOTM. Sebelumnya, Paes juga menyabet gelar ini dalam laga versus Arab Saudi pekan lalu.
Dapat Poin Tertinggi

Maarten Paes bersama Calvin Verdonk menjadi pemain dengan nilai tertinggi dari Timnas Indonesia dan Australia. Jika Verdonk mendapatkan ponten 8,2, Pes memperoleh rating 8,1 dari Fotmob.
Sementara itu, pemain Australia dengan rating tertinggi dipegang oleh Harry Souttar. Bek berpostur 198cm itu yang dua kali mengancam gawang Timnas Indonesia memiliki rating 7,8.
Hasil Matchday 1 dan 2 Grup C

Kamis, 5 September 2024
17:10 WIB - Australia 0-1 Bahrain
17:35 WIB - Jepang 7-0 China
Jumat, 6 September 2024
01:00 WIB - Arab Saudi 1-1 Indonesia
Selasa, 10 September 2024
19:00 WIB - China 1-2 Arab Saudi
19:00 WIB - Indonesia 0-0 Australia
23:00 WIB - Bahrain 0-5 Jepang
Klasemen Grup C
Klasemen sementara Grup C putaran ketiga Kualifiikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. (c) AFC
Disadur dari: Bola.com (Rizki Hidayat) 11 September 2024
Jangan Lewatkan!
- Terbukti Efektif! Gemuruh Suporter Timnas Indonesia Sukses Bikin Australia Terganggu hingga Frustrasi
- Jadi Pahlawan Timnas Indonesia, Maarten Paes Pulang ke Dallas Sambil Makan Nasi Rendang
- Australia Dibikin Frustrasi Bahrain dan Timnas Indonesia, Jadi Tim dengan Ranking FIFA Paling Jeblok di September 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Koneksi Kediri! Nadeo Argawinata Beruntung Bisa Belajar Langsung dari Maarten Paes
Tim Nasional 12 September 2024, 13:17
-
Krisis di China, Pelatih Branko Ivankovic Dipecat Sebelum Lawan Timnas Indonesia?
Tim Nasional 12 September 2024, 13:14
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR