
Bola.net - Tim nasional Indonesia gagal menembus semifinal Homeless World Cup 2013, setelah kalah dari Chile dengan skor 11-3 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Sabtu (17/8).
Meski kalah, Indonesia masih akan memainkan satu pertandingan lagi melawan Portugal yang kalah dari Brasil dalam babak perempatfinal.
Pelatih Indonesia, Bonsu Hasibuan mengatakan, kekalahan timnya karena para pemainnya masih kurang pengalaman dibandingkan para pemain Chile. Seperti diketahui Chile adalah juara bertahan Homeless World Cup 2012 di Meksiko.
“Chile sebenarnya masih bisa kita tahan seandainya mental kiper lebih baik. Kebanyakan gol yang mereka buat berasal dari blunder lemparan kiper. Begitu bola dilempar, langsung dipotong dan mengakibatkan kita kebobolan,” ujar Bonsu usai pertandingan.
Indonesia sendiri sebenarnya tampil baik dalam tujuh menit pertama. Meskipun sudah kebobolan dari menit awal, para pemain yang berambut merah itu masih bisa bangkit dari ketertinggalan. Mereka kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sepakan Nico Pernando asal Jawa Barat.
Permainan yang seimbang ini tidak bertahan lama. Memasuki menit ketiga, Chile kembali menyarangkan sebuah gol ke gawang yang dikawal oleh Ujang Yakub. Kedudukan sementara 2-1 untuk Chile. Tidak membuang-buang waktu, para pemain Chile kembali melesakkan sebuah gol, 3-1 untuk Chile.
Indonesia mencoba bangkit, kali ini lewat tendangan Nico, Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Masuk menit ke-empat, Chile kembali ‘menggila’, mereka menekan lewat tengah dan mencetak gol jadi 4-2.
Dua menit menjelang turun minum, Chile kembali menyarangkan sebuah gol, kedudukan sementara 5-2.
Memasuki babak kedua, Bonsu tidak merubah susunan pemain. Dia tetap mengandalkan Nico, Dimas Saputra Ramadhan, dan Sendi di lapangan.
Tertinggal dengan selisih 3 gol, kapten sekaligus kiper Indonesia, Ujang Yakub tampak terburu-buru mengirimkan bola ke garis depan. Setidaknya ada empat kali dia melemparkan bola dan tidak menemui targetnya. Bola itu malah berpindah ke kaki pemain Chile yang kemudian memanfaatkannya jadi gol.
Indonesia sempat menambah pundi-pundi golnya lewat kaki Dimas. Tendangannya membuat skor berubah jadi 7-3.
Kesalahan kiper yang berulang-ulang kembali terjadi. Kali ini Chile langsung menghukum Indonesia dengan gol-gol cepatnya hingga Indonesia tertinggal 9-3. Meninggalkan Indonesia dengan enam gol, permainan Chile semakin menjadi. Mereka terus menekan dari garis tengah. Hasil akhirnya Indonesia kalah 11-3.
Bonsu mengatakan, para pemainnya harus mendapatkan pelajaran berharga dari kekalahan tersebut. Secara permainan, Indonesia tidak kemasukan lewat set up yang dibuat pemain Chile. Kebanyakan gol berasal dari blunder.
"Mereka harusnya bisa belajar dari situ. Sekarang tinggal melawan Portugal. Target kita mencapai posisi lima dalam Homeless World Cup 2013 ini. Hasil yang lebih baik daripada Prancis,” ujar Bonsu. (hug/atg)
Meski kalah, Indonesia masih akan memainkan satu pertandingan lagi melawan Portugal yang kalah dari Brasil dalam babak perempatfinal.
Pelatih Indonesia, Bonsu Hasibuan mengatakan, kekalahan timnya karena para pemainnya masih kurang pengalaman dibandingkan para pemain Chile. Seperti diketahui Chile adalah juara bertahan Homeless World Cup 2012 di Meksiko.
“Chile sebenarnya masih bisa kita tahan seandainya mental kiper lebih baik. Kebanyakan gol yang mereka buat berasal dari blunder lemparan kiper. Begitu bola dilempar, langsung dipotong dan mengakibatkan kita kebobolan,” ujar Bonsu usai pertandingan.
Indonesia sendiri sebenarnya tampil baik dalam tujuh menit pertama. Meskipun sudah kebobolan dari menit awal, para pemain yang berambut merah itu masih bisa bangkit dari ketertinggalan. Mereka kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sepakan Nico Pernando asal Jawa Barat.
Permainan yang seimbang ini tidak bertahan lama. Memasuki menit ketiga, Chile kembali menyarangkan sebuah gol ke gawang yang dikawal oleh Ujang Yakub. Kedudukan sementara 2-1 untuk Chile. Tidak membuang-buang waktu, para pemain Chile kembali melesakkan sebuah gol, 3-1 untuk Chile.
Indonesia mencoba bangkit, kali ini lewat tendangan Nico, Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Masuk menit ke-empat, Chile kembali ‘menggila’, mereka menekan lewat tengah dan mencetak gol jadi 4-2.
Dua menit menjelang turun minum, Chile kembali menyarangkan sebuah gol, kedudukan sementara 5-2.
Memasuki babak kedua, Bonsu tidak merubah susunan pemain. Dia tetap mengandalkan Nico, Dimas Saputra Ramadhan, dan Sendi di lapangan.
Tertinggal dengan selisih 3 gol, kapten sekaligus kiper Indonesia, Ujang Yakub tampak terburu-buru mengirimkan bola ke garis depan. Setidaknya ada empat kali dia melemparkan bola dan tidak menemui targetnya. Bola itu malah berpindah ke kaki pemain Chile yang kemudian memanfaatkannya jadi gol.
Indonesia sempat menambah pundi-pundi golnya lewat kaki Dimas. Tendangannya membuat skor berubah jadi 7-3.
Kesalahan kiper yang berulang-ulang kembali terjadi. Kali ini Chile langsung menghukum Indonesia dengan gol-gol cepatnya hingga Indonesia tertinggal 9-3. Meninggalkan Indonesia dengan enam gol, permainan Chile semakin menjadi. Mereka terus menekan dari garis tengah. Hasil akhirnya Indonesia kalah 11-3.
Bonsu mengatakan, para pemainnya harus mendapatkan pelajaran berharga dari kekalahan tersebut. Secara permainan, Indonesia tidak kemasukan lewat set up yang dibuat pemain Chile. Kebanyakan gol berasal dari blunder.
"Mereka harusnya bisa belajar dari situ. Sekarang tinggal melawan Portugal. Target kita mencapai posisi lima dalam Homeless World Cup 2013 ini. Hasil yang lebih baik daripada Prancis,” ujar Bonsu. (hug/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal ke Semifinal HWC 2013, Indonesia Bidik Posisi Lima
Tim Nasional 17 Agustus 2013, 22:24
-
Timnas U-19 Hanya Mampu Menang Tipis Atas Pra Pon Jatim
Tim Nasional 17 Agustus 2013, 19:15
-
Indonesia Hadapi Chile di Perempatfinal HWC 2013
Tim Nasional 17 Agustus 2013, 09:55
-
5 Pemain Naturalisasi Indonesia Ini Layu Sebelum Berkembang
Editorial 16 Agustus 2013, 22:05
-
Indonesia Satu Grup Dengan Malaysia di AFF U-19
Tim Nasional 16 Agustus 2013, 21:44
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR