
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A Piala AFF U-23 2025 bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Rivalitas dengan Malaysia tentu menarik perhatian, tetapi pelatih kepala Garuda Muda, Gerald Vanenburg, punya pandangan berbeda.
Baginya, laga melawan Malaysia bukan prioritas saat ini. Fokus utamanya justru tertuju pada pertandingan pertama melawan Brunei Darussalam.
“Saya senang bermain melawan Malaysia. Tapi pertandingan pertama sama pentingnya dengan pertandingan kedua dan ketiga. Jadi saya pikir kita tidak perlu memikirkan Malaysia,” ujar Vanenburg dikutip dari ANTARA.
Pernyataan itu mencerminkan filosofi kepelatihan Vanenburg yang menempatkan fokus secara bertahap. Meski tak menampik ketertarikannya menghadapi Malaysia, pelatih berusia 61 hanya ingin fokus pada apa yang ada di depan mata yakni laga lawan Brunei.
“Kita harus memikirkan pertandingan pertama, Brunei. Setelah itu baru kita lihat pertandingan kedua dan ketiga. Dan setelah itu adalah Malaysia,” lanjut mantan pemain Timnas Belanda itu.
Fokus Bangun Tim, Bukan Takut Lawan
Banyak pihak menilai duel Indonesia vs Malaysia sebagai laga yang paling ditunggu di fase grup. Namun, Vanenburg tak ingin anak asuhnya terjebak dalam euforia atau tekanan publik terlalu dini. Fokus per pertandingan dinilainya sebagai kunci.
Indonesia akan berjumpa Brunei pada Selasa (15/7). Setelah itu, Garuda Muda akan menghadapi Filipina pada laga kedua (18/7) sebelum bertemu Malaysia di partai penutup grup (21/7). Semua pertandingan dimainkan di Stadion Gelora Bung Karno pukul 20.00 WIB.
“Yang terpenting adalah kita melihat ke diri kita sendiri. Tentu saja kita harus melihat ke lawan. Tetapi yang terpenting adalah kita mempersiapkan tim kita sendiri. Karena saya pikir jika kita bisa bermain dengan cara kita sendiri, itu yang terpenting bagi saya,” tegasnya.
Turnamen Penting untuk Mental Juara

Meskipun Piala AFF U-23 bukan prioritas utama dalam kalender Timnas Indonesia, mengingat ada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada September mendatang, Vanenburg tak ingin menyia-nyiakan ajang ini. Ia ingin membentuk mentalitas kompetitif sejak dini.
“Saya ingin memenangkan turnamen ini. Dan saya pikir itulah mentalitas yang kami butuhkan,” ucapnya penuh keyakinan.
Indonesia pernah merasakan gelar juara di Piala AFF U-23, tepatnya pada edisi 2019 di Kamboja. Ketika itu, tim asuhan Indra Sjafri mengalahkan Thailand 2-1 di partai final. Kini, di bawah kendali Vanenburg, Garuda Muda kembali memburu kejayaan itu lagi.
Sumber: ANTARA
Baca Ini Juga:
- Gerald Vanenburg Coret 5 Pemain, Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2025
- Jadwal dan Link Streaming ASEAN U-23 Championship 2025 di Vidio
- Membandingkan Persiapan Indonesia dan Malaysia Jelang Piala AFF U-23 2025: Garuda Muda Tanpa Uji Coba
- Piala AFF U-23 2025: Pelatih Malaysia Pelajari Kekuatan Timnas Indonesia U-23
- Piala AFF U-23: Pelatih Thailand Waspadai Timnas Indonesia dan Vietnam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dipecat MU, Berapa Pesangon yang Didapatkan Ruben Amorim?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:49
-
Darren Fletcher Masih 'Hijau', Ini 5 Pelatih yang Bisa Jadi Caretaker MU
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:30
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40















KOMENTAR