
Bola.net - Pemain belakang Persija Jakarta, Hansamu Yama Pranata, mengakui masih punya hasrat untuk membela Timnas Indonesia. Namun, untuk saat ini, Hansamu merasa ada banyak pemain yang performanya lebih baik darinya.
Hansamu pernah jadi andalan Timnas Indonesia. Bahkan, sejak kelompok usia hingga senior, Hansamu pernah dipercaya menjadi kapten. Hansamu mendapat kepercayaan sebagai kapten saat usianya baru 24 tahun.
Tapi, situasi saat ini berubah secara drastis bagi Hansamu. Jangankan predikat sebagai pemimpin tim, Hansamu bahkan kehilangan tempatnya di Timnas Indonesia.
Hansamu Yama belum pernah lagi membela Timnas Indonesia sejak tampuk kepemimpinan di kursi pelatih berganti dari Simon McMenemy ke Shin Tae-yong. Dia hanya sempat dipanggil ke pemusatan latihan pada awal 2020.
Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Ambisi Hansamu Yama
Walau cukup lama absen, Hansamu Yama belum kehilangan asa kembali membela Skuad Garuda. Dia masih ingin membela Timnas Indonesia. "Sebagai pemain, saya pasti ingin kembali lagi ke Timnas Indonesia," ujar Hansamu.
Saat ini, Hansamu memang tidak masuk dalam rencana Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu memilih Fachruddin Aryanto sebagai pilar di lini belakang. Lalu, ada Rizky Ridho dan Elkan Baggott yang terus dipercaya.
"Saya menyadari bahwa Timnas Indonesia sekarang diisi pemain yang bagus-bagus. Banyak pemain muda dan ada beberapa pemain senior juga," ucap Hansamu Yama.
"Semoga saya bisa membantu dan intinya saya masih ingin bermain untuk Timnas Indonesia," jelas pemegang 18 caps bersama Skuad Garuda itu.
Performa Hansamu Yama Menurun
Belakangan, performa Hansamu Yama memang mengalami penurunan. Pemain kelahiran 16 Januari 1995 itu hanya bermain 19 kali untuk Bhayangkara FC di BRI Liga 1 2021/2022. Dia juga 13 kali dicadangkan.
Per musim ini, Hansamu bergabung dengan Persija. Dia menandatangani kontrak selama semusim plus perpanjangan kontrak setahun.
Di Persija, Hansamu tidak mendapatkan jaminan akan selalu beraksi di tempat utama. Sebab, tim ibu kota ini punya bek tengah yang melimpah. Setidaknya hingga saat ini, Hansamu punya tiga nama yang menjadi pesaingnya.
Ketiganya adalah Ryuji Utomo, Otavio Dutra, dan Maman Abdurrahman. Jumlah itu belum ditambah jika Persija mendatangkan bek asing untuk memperkukuh lini belakangnya.
Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi, 5 Juni 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansamu Yama Ungkap Keinginan untuk Kembali ke Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Juni 2022, 14:45
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR