Bola.net - Tampil agresif, Timnas U-19 Vietnam mampu mengejutkan Timnas U-19 Indonesia. Alhasil di babak pertama laga lanjutan Grup B antar dua tim tersebut, Sabtu (13/05) Timnas Vietnam mampu ungguli Skuat Garuda Jaya dengan skor 2-1
Bermain menekan sejak laga dimulai, Indonesia sukses mencetak gol kala laga belum genap berjalan semenit. Memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan Vietnam, Evan Dimas melepas tembakan yang tak busa diantisipasi kiper Vietnam, Le Van Truong.
Unggul satu gol, Indonesia terus menekan. Kecepatan Ilham Udin Armaiyn, Maldini dan Mukhlis Hadi Ning menjadi momok bagi lini pertahanan Vietnam.
Sementara itu, Vietnam sendiri meladeni permainan cepat dan agresif Skuat Garuda Jaya. Memanfaatkan kecepatan Hoang Thanh Tung dan Pam Duc Dhuy, anak asuh Grachen Guillaume berulang kali merepotkan barisan belakang Indonesia. Beruntung Ravi Murdianto sigap mengawal gawang Indonesia.
Mendapat tekanan, Indonesia mencoba menurunkan tempo. Evan Dimas yang menjadi konduktor permainan Indonesia nampak banyak melepas umpan ke belakang.
Kerap kandas kala menyerbu lewat jantung lini tengah Indonesia, Vietnam mengubah taktik. Serbuan banyak dialirkan melalui sektor sayap. Upaya ini bisa dikatakan berhasil. Indonesia sempat berada dalam tekanan kala laga berjalan 25 menit. Beruntung dua palang pintu Indonesia, Hansamu Yama Pratama dan Sahrul Kurniawan tampil kokoh mengawal area mereka.
Vietnam akhirnya mampu menyamakan kedudukan menit 31. Memanfaatkan eksekusi tendangan penjuru, Pham Duc Huy menyundul bola dan tak mampu diantisipasi barisan pertahanan Indonesia.
Tiga menit kemudian, Vietnam balik unggul. Serbuan Nguyen Van Toan gagal diantisipasi barisan belakang Indonesia. Tanpa kesulitan, ujung tombak Vietnam ini menaklukkan Ravi Murdianto dan mencetak gol kedua Vietnam.
Tertinggal, Skuad Garuda Jaya mencoba kembali menekan. Namun, kokohnya benteng Vietnam masih terlalu sukar untuk ditembus Ilham, Mukhlis dan Maldini.
Jelang babak pertama usai, Indra Sjafri mencoba menambah tenaga di sektor penyerangan. Maldini, yang terlihat mulai frustasi menembus pertahanan Vietnam, ditarik. Posisi Maldini di sektor sayap diganti Dinan Javier.
Pergantian ini belum menunjukkan hasil hingga babak pertama usai. Sampai wasit Xaypaseuth Phongsanit meniup peluit tanda turun minum, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Vietnam. (den/dzi)
Bermain menekan sejak laga dimulai, Indonesia sukses mencetak gol kala laga belum genap berjalan semenit. Memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan Vietnam, Evan Dimas melepas tembakan yang tak busa diantisipasi kiper Vietnam, Le Van Truong.
Unggul satu gol, Indonesia terus menekan. Kecepatan Ilham Udin Armaiyn, Maldini dan Mukhlis Hadi Ning menjadi momok bagi lini pertahanan Vietnam.
Sementara itu, Vietnam sendiri meladeni permainan cepat dan agresif Skuat Garuda Jaya. Memanfaatkan kecepatan Hoang Thanh Tung dan Pam Duc Dhuy, anak asuh Grachen Guillaume berulang kali merepotkan barisan belakang Indonesia. Beruntung Ravi Murdianto sigap mengawal gawang Indonesia.
Mendapat tekanan, Indonesia mencoba menurunkan tempo. Evan Dimas yang menjadi konduktor permainan Indonesia nampak banyak melepas umpan ke belakang.
Kerap kandas kala menyerbu lewat jantung lini tengah Indonesia, Vietnam mengubah taktik. Serbuan banyak dialirkan melalui sektor sayap. Upaya ini bisa dikatakan berhasil. Indonesia sempat berada dalam tekanan kala laga berjalan 25 menit. Beruntung dua palang pintu Indonesia, Hansamu Yama Pratama dan Sahrul Kurniawan tampil kokoh mengawal area mereka.
Vietnam akhirnya mampu menyamakan kedudukan menit 31. Memanfaatkan eksekusi tendangan penjuru, Pham Duc Huy menyundul bola dan tak mampu diantisipasi barisan pertahanan Indonesia.
Tiga menit kemudian, Vietnam balik unggul. Serbuan Nguyen Van Toan gagal diantisipasi barisan belakang Indonesia. Tanpa kesulitan, ujung tombak Vietnam ini menaklukkan Ravi Murdianto dan mencetak gol kedua Vietnam.
Tertinggal, Skuad Garuda Jaya mencoba kembali menekan. Namun, kokohnya benteng Vietnam masih terlalu sukar untuk ditembus Ilham, Mukhlis dan Maldini.
Jelang babak pertama usai, Indra Sjafri mencoba menambah tenaga di sektor penyerangan. Maldini, yang terlihat mulai frustasi menembus pertahanan Vietnam, ditarik. Posisi Maldini di sektor sayap diganti Dinan Javier.
Pergantian ini belum menunjukkan hasil hingga babak pertama usai. Sampai wasit Xaypaseuth Phongsanit meniup peluit tanda turun minum, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Vietnam. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Garuda Jaya, Pelatih Vietnam Tak Puas
Tim Nasional 14 September 2013, 23:06
-
Indra Sjafri Akui Garuda Jaya Sempat Terlena
Tim Nasional 14 September 2013, 22:53
-
Highlights AFF U-19: Indonesia 1 - 2 Vietnam
Open Play 14 September 2013, 22:41
-
Review AFF U-19: Vietnam Kandaskan Garuda Jaya
Tim Nasional 14 September 2013, 21:26
-
HT Review AFF U-19: Garuda Jaya Tertinggal Dari Vietnam
Tim Nasional 14 September 2013, 20:30
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR