
Bola.net - Bermain di laga kedua uji coba internasional, Indonesia mampu mengimbangi permainan tuan rumah Vietnam. Kedua tim untuk sementara mengakhiri babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.
Indonesia turun tanpa kekuatan terbaiknya. Ujung tombak utama, Irfan Bachdim tak masuk dalam starting line up skuad Garuda untuk laga di My Dinh National Stadium ini.
Untuk menggantikan peran Irfan Bachdim, pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar mengandalkan Andik Vermansyah dan Rahmat sebagai tukang gedor. Untuk pemilihan formasi sendiri, Nil Maizar tampak lebih fleksibel. Formasi 4-3-3 menjadi pilihan ketika menyerang, dengan menempatkan Oktovianus Maniani di sisi kiri penyerangan. Sementara formasi 4-4-2 menjadi andalan ketika tim tengah diserang.
Permainan ofensif langsung diperagakan oleh tim Vietnam begitu kick off dibunyikan. Permainan cepat dari kaki ke kaki menjadi andalan tuan rumah. Sementara Indonesia lebih banyak menunggu di pertahanan sendiri dan sesekali membalas melalui kecepatan Andik Vermansyah dan Okto Maniani.
Lini belakang Indonesia benar-benar dibuat bekerja keras oleh pemain Vietnam. Beberapa kali serangan Vietnam yang dimotori Cong Vinh Le merepotkan pertahanan Indonesia yang dikomandoi Wahyu Wijiastanto.
Peluang terbaik Indonesia datang pada menit ke-30. Sebuah akselerasi dari Elie Aiboy dari sisi kanan masih belum mampu diselesaikan dengan bagus oleh Okto Maniani. Sebaliknya, meskipun menguasai pertandingan, Vietnam belum mampu menembus pertahanan rapat yang diperagakan Indonesia.
Sadar permainan Indonesia tak berkembang, Nil Maizar memasukkan Irfan Bachdim pada menit ke-39 untuk menggantikan posisi Elie Aiboy di kanan. Masuknya pemain Persema ini membuat Indonesia bermain dengan tiga striker sekaligus.
Masuknya Irfan Bachdim membuat permainan Indonesia lebih hidup. Pada menit ke-40, sebuah serangan Indonesia mampu membelah pertahanan Vietnam. Namun sayang penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Hingga babak pertama usai, kedua tim belum ada yang berhasil mencetak gol.
Susunan pemain:
Indonesia turun tanpa kekuatan terbaiknya. Ujung tombak utama, Irfan Bachdim tak masuk dalam starting line up skuad Garuda untuk laga di My Dinh National Stadium ini.
Untuk menggantikan peran Irfan Bachdim, pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar mengandalkan Andik Vermansyah dan Rahmat sebagai tukang gedor. Untuk pemilihan formasi sendiri, Nil Maizar tampak lebih fleksibel. Formasi 4-3-3 menjadi pilihan ketika menyerang, dengan menempatkan Oktovianus Maniani di sisi kiri penyerangan. Sementara formasi 4-4-2 menjadi andalan ketika tim tengah diserang.
Permainan ofensif langsung diperagakan oleh tim Vietnam begitu kick off dibunyikan. Permainan cepat dari kaki ke kaki menjadi andalan tuan rumah. Sementara Indonesia lebih banyak menunggu di pertahanan sendiri dan sesekali membalas melalui kecepatan Andik Vermansyah dan Okto Maniani.
Lini belakang Indonesia benar-benar dibuat bekerja keras oleh pemain Vietnam. Beberapa kali serangan Vietnam yang dimotori Cong Vinh Le merepotkan pertahanan Indonesia yang dikomandoi Wahyu Wijiastanto.
Peluang terbaik Indonesia datang pada menit ke-30. Sebuah akselerasi dari Elie Aiboy dari sisi kanan masih belum mampu diselesaikan dengan bagus oleh Okto Maniani. Sebaliknya, meskipun menguasai pertandingan, Vietnam belum mampu menembus pertahanan rapat yang diperagakan Indonesia.
Sadar permainan Indonesia tak berkembang, Nil Maizar memasukkan Irfan Bachdim pada menit ke-39 untuk menggantikan posisi Elie Aiboy di kanan. Masuknya pemain Persema ini membuat Indonesia bermain dengan tiga striker sekaligus.
Masuknya Irfan Bachdim membuat permainan Indonesia lebih hidup. Pada menit ke-40, sebuah serangan Indonesia mampu membelah pertahanan Vietnam. Namun sayang penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Hingga babak pertama usai, kedua tim belum ada yang berhasil mencetak gol.
Susunan pemain:
Vietnam: Hong Son, Minh Duc, Gia Tur, Dinh Dong, Van Phong, Van Quyet, Trong Hoang, Quoc Anh, Nguyen Sa, Thanh Hung, Cong Vinh
Indonesia: Endra Prasetya, Hamdi Hamdhan, Novan Sasongko, Taufiq, Elie Aiboy, Hengky Ardiles, Wahyu Wijiastanto, Andik Vermansyah, Rahmat, Vendry Mofu, Oktovianus Maniani.
(bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nil Maizar: Pemain Layak Dapat Pujian
Tim Nasional 16 Oktober 2012, 23:57
-
Limbong: Tim Pelatih Harus Lakukan Evaluasi
Tim Nasional 16 Oktober 2012, 23:41
-
Persiba Bantul Gantikan Timnas Indonesia di Batik Cup 2012
Bola Indonesia 16 Oktober 2012, 21:34
-
Review: Vietnam vs Indonesia, Sama-sama Kuat
Bola Indonesia 16 Oktober 2012, 21:07
-
HT Review: Tertekan, Indonesia Imbangi Vietnam
Tim Nasional 16 Oktober 2012, 20:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR