Bola.net - Hingga saat ini Indonesia tercatat sebagai tim Asia pertama yang pernah bermain di putaran final Piala Dunia. Dukungan dari fans fanatik seluruh Indonesia tak pernah padam untuk bisa melihat timnas mengulangi kejayaan.
Sebelum terjun bebas di ranking FIFA, sepakbola Indonesia pernah mencatatkan prestasi terbaiknya dengan berhasil menembus putaran final Piala Dunia di edisi 1983. Tetapi saat ini Indonesia seakan tidak lagi bertaji dan harus puas berada di bawah Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam dan Malaysia dalam ranking FIFA kawasan Asia Tenggara.
Walau demikian, dukungan dari rakyat Indonesia tidak berhenti mengalir untuk timnas. Andik Vermansyah, Ahmad Bustomi bahkan pemain naturalisasi sekalipun seperti Raphael Maitimo tidak pernah surut mendapat dukungan dan limpahan harapan dari suporternya untuk kembali berjaya di kancah sepakbola Asia, untuk kemudian menjajah dunia.
Seperti harapan Ayu, supporter timnas yang tidak pernah berhenti mendukung ketika berbagai macam warna jersey kebanggaan ditanggalkan demi satu nama, Indonesia.
"Harapanku Timnas Indonesia bisa kembali berjaya, minim di level Asia. Karena lewat perjuangan Timnas Indonesia di dunia sepakbola itu bisa meningkatkan rasa nasionalisme rakyat Indonesia. Dan untuk para supporter, tanggalkan dulu warna jersey kebanggaan kita demi mendukung Timnas Indonesia saat bertanding," ucap Ayu kepada Bola.net.
Jalan terjal timnas Indonesia masih harus didaki. Kekalahan timnas dari Irak dan Arab Saudi memang membuat kans Indonesia untuk lolos ke putaran Piala Asia mengecil. Namun semangat timnas Indonesia tak layak rontok mengingat dukungan rakyat begitu besar untuk menapaki jalan terjalnya.
Kesuksesan timnas Indonesia adalah kebanggaan seluruh bangsa. Dukung dan hadirilah konser Ayo! Indonesia Bisa 6 September 2013 di Plaza Barat Senayan, Jakarta. Mari bernyanyi, mari bersorak untuk mendukung timnas Indonesia dengan iringan Marcello Tahitoe, Agnes Monica,T.R.I.A.D, Ungu dan artis-artis pendukung lainnya.
Ini adalah langkah awal rakyat Indonesia untuk menyatukan dukungan demi kemajuan timnas Indonesia. Dukung timnas kembali berjaya, Ayo! Indonesia Bisa! (bola/mac)
Sebelum terjun bebas di ranking FIFA, sepakbola Indonesia pernah mencatatkan prestasi terbaiknya dengan berhasil menembus putaran final Piala Dunia di edisi 1983. Tetapi saat ini Indonesia seakan tidak lagi bertaji dan harus puas berada di bawah Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam dan Malaysia dalam ranking FIFA kawasan Asia Tenggara.
Walau demikian, dukungan dari rakyat Indonesia tidak berhenti mengalir untuk timnas. Andik Vermansyah, Ahmad Bustomi bahkan pemain naturalisasi sekalipun seperti Raphael Maitimo tidak pernah surut mendapat dukungan dan limpahan harapan dari suporternya untuk kembali berjaya di kancah sepakbola Asia, untuk kemudian menjajah dunia.
Seperti harapan Ayu, supporter timnas yang tidak pernah berhenti mendukung ketika berbagai macam warna jersey kebanggaan ditanggalkan demi satu nama, Indonesia.
"Harapanku Timnas Indonesia bisa kembali berjaya, minim di level Asia. Karena lewat perjuangan Timnas Indonesia di dunia sepakbola itu bisa meningkatkan rasa nasionalisme rakyat Indonesia. Dan untuk para supporter, tanggalkan dulu warna jersey kebanggaan kita demi mendukung Timnas Indonesia saat bertanding," ucap Ayu kepada Bola.net.
Jalan terjal timnas Indonesia masih harus didaki. Kekalahan timnas dari Irak dan Arab Saudi memang membuat kans Indonesia untuk lolos ke putaran Piala Asia mengecil. Namun semangat timnas Indonesia tak layak rontok mengingat dukungan rakyat begitu besar untuk menapaki jalan terjalnya.
Kesuksesan timnas Indonesia adalah kebanggaan seluruh bangsa. Dukung dan hadirilah konser Ayo! Indonesia Bisa 6 September 2013 di Plaza Barat Senayan, Jakarta. Mari bernyanyi, mari bersorak untuk mendukung timnas Indonesia dengan iringan Marcello Tahitoe, Agnes Monica,T.R.I.A.D, Ungu dan artis-artis pendukung lainnya.
Ini adalah langkah awal rakyat Indonesia untuk menyatukan dukungan demi kemajuan timnas Indonesia. Dukung timnas kembali berjaya, Ayo! Indonesia Bisa! (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Bisa, Suara Fans Agar Timnas Kembali Berjaya
Tim Nasional 1 September 2013, 14:54
-
BTN Siapkan Macau Sebagai Lawan Timnas
Tim Nasional 31 Agustus 2013, 13:06
-
BTN Targetkan Timnas U-19 Raih Juara Piala AFF
Tim Nasional 31 Agustus 2013, 00:01
-
Target Utama Timnas U-19 Piala AFC, Bukan Piala AFF
Tim Nasional 30 Agustus 2013, 21:59
-
Suporter Garuda Buat Rahmad Darmawan Kehilangan Kata-kata
Tim Nasional 30 Agustus 2013, 20:30
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
-
Barcelona Siap Lepas Alejandro Balde, MU Langsung Gas?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:26
-
Lutut Gavi yang Selalu Bikin Cemas
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR