Bola.net - Pemutusan kontrak Indra Sjafri, juga para pelatih timnas lainnya, mengundang keprihatinan. Salah satu pihak yang mengungkapkan keprihatinannya tersebut adalah Tondo Widodo.
Menurut pengamat sepakbola ini, Indra Sjafri telah menunjukkan prestasi membanggakan selama menangani Timnas U-19. Karena itu, Tondo menegaskan bahwa tak semestinya Indra diputus kontraknya sedemikian rupa.
"Indra Sjafri telah memberikan dedikasi dan prestasinya selama memegang Timnas U-19. Dia tak lelah keluyuran memantau bakat-bakat pemain di pelosok Indonesia. Selain itu, prestasi timnya pun cukup membanggakan," ujar mantan Deputi Sekretaris Jenderal PSSI itu.
"Semoga tidak ada yang jadi mencoretnya sebagai Pelatih Timnas U-19," sambung Tondo.
Sebelumnya, Jumat (12/7), Indra Sjafri, dan seluruh jajaran pelatih Timnas Indonesia, dihentikan kontraknya oleh PSSI. Menurut para pengurus PSSI, pemberhentian kontrak ini terkait dengan pembayaran tunggakan gaji mereka oleh PSSI. Kesempatan para pelatih ini untuk kembali menangani timnya juga disebut belum sirna. Apabila dirasa masih dibutuhkan, para pelatih ini akan dikontak ulang.
Namun, ramai juga kabar beredar bahwa para pelatih ini akan diganti oleh orang-orang anyar. Khusus Timnas U-19 dikabarkan bakal diganti dengan tim SAD, yang selama ini menimba ilmu di Uruguay. Sementara, Indra Sjafri dikabarkan bakal diganti oleh orang-orang yang disebut-sebut dengan kepengurusan PSSI saat ini. (den/mac)
Menurut pengamat sepakbola ini, Indra Sjafri telah menunjukkan prestasi membanggakan selama menangani Timnas U-19. Karena itu, Tondo menegaskan bahwa tak semestinya Indra diputus kontraknya sedemikian rupa.
"Indra Sjafri telah memberikan dedikasi dan prestasinya selama memegang Timnas U-19. Dia tak lelah keluyuran memantau bakat-bakat pemain di pelosok Indonesia. Selain itu, prestasi timnya pun cukup membanggakan," ujar mantan Deputi Sekretaris Jenderal PSSI itu.
"Semoga tidak ada yang jadi mencoretnya sebagai Pelatih Timnas U-19," sambung Tondo.
Sebelumnya, Jumat (12/7), Indra Sjafri, dan seluruh jajaran pelatih Timnas Indonesia, dihentikan kontraknya oleh PSSI. Menurut para pengurus PSSI, pemberhentian kontrak ini terkait dengan pembayaran tunggakan gaji mereka oleh PSSI. Kesempatan para pelatih ini untuk kembali menangani timnya juga disebut belum sirna. Apabila dirasa masih dibutuhkan, para pelatih ini akan dikontak ulang.
Namun, ramai juga kabar beredar bahwa para pelatih ini akan diganti oleh orang-orang anyar. Khusus Timnas U-19 dikabarkan bakal diganti dengan tim SAD, yang selama ini menimba ilmu di Uruguay. Sementara, Indra Sjafri dikabarkan bakal diganti oleh orang-orang yang disebut-sebut dengan kepengurusan PSSI saat ini. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Indra Sjafri Tak Semestinya Diganti'
Tim Nasional 15 April 2013, 13:55
-
Belum Dibayar, Eriyanto Tetap Siap Bela Timnas
Tim Nasional 12 April 2013, 20:30
-
La Nyalla Lempar Tanggung Jawab Soal Ranking FIFA
Bola Indonesia 12 April 2013, 20:18
-
Terkait Panggilan BTN, Persib Belum Terima Surat Resmi
Tim Nasional 12 April 2013, 16:31
-
Habil Marati Sebut Luis Blanco Seperti Apel Washington
Tim Nasional 11 April 2013, 23:47
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
-
Persija Ikat Pratama Arhan dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 23:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:02
-
Mohamed Salah Mungkin Perlu Bermain Seperti Lionel Messi
Piala Dunia 6 Juli 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR