Ini Alasan John Herdman Berani Mainkan Mathew Baker dan Ukir Sejarah Debutan Paling Muda di Timnas Indonesia

Ini Alasan John Herdman Berani Mainkan Mathew Baker dan Ukir Sejarah Debutan Paling Muda di Timnas Indonesia
John Herdman pada laga Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday edisi Juni 2026 (c) Abdul Aziz

Bola.net - Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (5/6) malam WIB. Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi sorotan dalam duel tersebut.

Pelatih John Herdman kembali menunjukkan keberaniannya dalam memberi ruang bagi talenta muda. Di tengah laga yang berjalan kompetitif, Herdman memberikan kesempatan berharga kepada Mathew Baker untuk menjalani debut bersama tim senior.

Momen itu menjadi sangat spesial bagi pemain milik Melbourne City tersebut. Baker tidak hanya merasakan pertandingan pertamanya bersama Skuad Garuda, tetapi juga langsung menorehkan catatan bersejarah.

Pada usia 17 tahun dan 21 hari, Mathew Baker resmi menjadi pemain termuda yang pernah menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Ia mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Arkhan Kaka sejak Desember 2024.

1 dari 2 halaman

John Herdman Punya Strategi Besar untuk Pemain Muda

Timothy Baker dan Mathew Baker berpose setelah mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-20 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (15/1/2025). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Timothy Baker dan Mathew Baker berpose setelah mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-20 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (15/1/2025). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Masuknya Mathew Baker pada menit ke-80 menjadi bagian dari keputusan taktis John Herdman. Dalam laga itu, Baker dimainkan bersamaan dengan Saddil Ramdani dan Mauro Zijlstra ketika Indonesia sudah unggul nyaman atas Oman.

Pelatih asal Kanada itu menjelaskan bahwa Baker sebenarnya sudah menunjukkan kualitasnya sejak mengikuti pemusatan latihan. Penampilan konsisten selama sesi latihan membuatnya layak mendapatkan kesempatan tampil di level senior.

"Mathew Baker, seperti yang saya katakan, dia mengikuti kamp pelatihan bersama saya. Dia menjalani lima hari yang baik di kamp itu, dia menunjukkan kemampuan teknisnya," buka John Herdman.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya memiliki filosofi khusus dalam mengembangkan pemain muda. Menurut Herdman, semakin cepat pemain berbakat merasakan atmosfer tim nasional, semakin besar peluang mereka berkembang ke level yang lebih tinggi.

"Saya memiliki strategi besar yang selalu saya terapkan dalam pelatihan internasional saya, untuk mempercepat perkembangan pemain muda yang menunjukkan potensi. Semakin muda mereka dapat merasakan pengalaman di tim nasional, semakin besar peluang mereka untuk naik ke level sepak bola profesional berikutnya," katanya.

2 dari 2 halaman

Debut yang Harus Diperjuangkan, Bukan Hadiah Gratis

Timnas Indonesia saat menghadapi Timnas Oman di SUGBK, Jumat (05/06/2026). (c) Bola.net/Abdul Aziz

Timnas Indonesia saat menghadapi Timnas Oman di SUGBK, Jumat (05/06/2026). (c) Bola.net/Abdul Aziz

Meski memberi kesempatan kepada pemain muda, Herdman menegaskan bahwa setiap pemain harus membuktikan kualitasnya terlebih dahulu. Ia tidak ingin ada anggapan bahwa kesempatan tampil diberikan hanya karena faktor usia.

"Anda harus mendapatkan hak itu. Kami tidak memberikan jersey ini secara cuma-cuma kepada siapa pun," kata mantan pelatih Timnas Kanada itu.

Herdman bahkan sempat melontarkan candaan saat menjelaskan perkembangan Baker selama pemusatan latihan. Namun di balik candaannya, ia menegaskan rasa bangganya terhadap pencapaian sang pemain muda.

"Mathew telah bekerja dengan baik, dia menyanyikan lagu yang bagus tadi malam juga, itu lelucon internal, jelas tidak terlalu lucu," ucapnya sambil tertawa.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL