
Bola.net - Timnas Malaysia awalnya sangat optimis dengan persaingan di Grup E Piala Asia 2023. Namun, begitu memainkan matchday pertama, Malaysia meraih hasil buruk dan kalah dengan skor telak dari Yordania.
Malaysia cukup percaya diri jelang Piala Asia 2023. Sebab, mereka meraih hasil apik pada 10 laga terakhir dengan hanya sekali kalah. Malaysia bermain imbang 2-2 lawan Suriah pada uji coba terakhirnya.
Bekal itu diyakini sudah cukup untuk bagi Malaysia untuk mengarungi persaingan di Grup E, bersaing dengan Bahrain, Korea Selatan, dan Yordania.
Hanya saja, pada matchday pertama hari Selasa (16/1/2023) dini hari WIB, Harimau Malaya justru kalah telak dari Yordania. Mereka kebobolan empat gol. Apa yang terjadi? Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pemain Timnas Malaysia Gugup
Malaysia memulai pertandingan dengan cara yang buruk. Pada menit ke-12, Malaysia kebobolan dari aksi Mahmoud Al Mardi. Enam menit berselang, gawang Malaysia kembali bobol dari penalti Mousa Tamari.
Sebelum babak pertama usai, tepatnya pada menit ke-32, Mahmoud Al Mardi bikin gol lagi. Tiga gol pada babak pertama membuat Malaysia sulit bangkit. Bahkan, mereka kebobolan satu gol pada babak kedua.
"Selamat kepada Yordania, mereka tampil baik. Bagi kami, saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Malaysia yang selalu mendukung kami," ucap pelatih Kim Pan-gon dikutip dari Berita Harian.
"Kami berusaha memberikan yang terbaik, sayang kami tidak berhasil, saya mohon maaf. Masih ada dua pertandingan lagi (di Grup E) dan kami harus menatap ke depan,” ujarnya dalam jumpa pers usai laga," katanya.
Tantangan Berat Malaysia

Kalah dengan skor 0-4 membuat Malaysia kini dihadapkan pada situasi yang sangat pelik. Sebab, Malaysia kini berada di dasar klasemen Grup E. Malaysia bukan hanya belum dapat poin, tetapi punya selisih gol yang buruk.
Malaysia masih punya dua laga di Grup E untuk membuka peluang lolos ke babak 16 Besar.
Pada matchday kedua, Malaysia akan bersua Bahrain. Laga ini bakal sangat krusial bagi Malaysia. Mereka harus mendapat poin maksimal jika ingin lolos ke 16 Besar. Sebab, pada laga terakhir, Malaysia akan berjumpa unggulan juara Korea Selatan.
Sumber: Berita Harian
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Soal Peluang Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia 2023, Shin Tae-yong: Saya Pernah Kalahkan Jerman
- Timnas Indonesia dan Malaysia Sama-sama Kalah, Netizen: Tetangga Senasib Seperjuangan
- Darurat Lini Belakang Timnas Indonesia: Kebobolan 14 Kali dari 4 Laga!
- Shin Tae-yong Nodai Rekor Timnas Indonesia Selalu Raih Poin di Laga Perdana Piala Asia
- Informasi Lengkap Piala Asia 2023: Kapan, di Mana, Tim Peserta, Pembagian Grup, Jadwal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shayne Pattynama Sebut Indonesia Bisa Belajar dari Kekalahan pada Laga Kontra Irak
Tim Nasional 16 Januari 2024, 22:59
-
Resmi! Pratama Arhan Gabung Klub Korea Selatan, Suwon FC
Tim Nasional 16 Januari 2024, 17:12
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR