
Bola.net - Jacksen Ferreira Tiago sukses menangani Persipura Jayapura sebagai juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013. Selain itu, dirinya tengah dipercaya membesut tim nasional Indonesia senior yang berlaga di kualifikasi Piala Asia 2015.
Meski begitu, Jacksen mengaku masih ada yang belum dicapainya sebagai pelatih. Yakni, menangani klub yang berada di kampung halamannya, Brasil.
"Itulah mimpi saya yang belum terwujud. Kalau Tuhan mengizinkan, saya benar-benar ingin melatih di sana. Terkait timnya, boleh apa saja. Biar Tuhan yang mengatur," kata sosok asal Rio de Janeiro, Brasil tersebut.
Jacksen pun tercatat telah membawa Mutiara Hitam, julukan Persipura Jayapura, menjadi juara ISL sebanyak tiga kali plus sebagai runner-up pada musim 2010. Selain itu, dinobatkan sebagai pelatih terbaik ISL pada musim 2012-2013. Bahkan, untuk kali pertama Persipura menapak ke babak 16 besar Liga Champions Asia pada tahun 2011.
Sebagai pelatih, Jacksen memulai karirnya di klub Assyabaab di musim 2002-03, kemudian setahun berikutnya direkrut oleh Persebaya Surabaya. Pada musim pertamanya, ia membawa Bajul Ijo, julukan Persebaya, menjadi juara Divisi I pada musim 2002/2003. Kemudian, Persebaya dibuatnya menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia musim 2003/04. (esa/hsw)
Meski begitu, Jacksen mengaku masih ada yang belum dicapainya sebagai pelatih. Yakni, menangani klub yang berada di kampung halamannya, Brasil.
"Itulah mimpi saya yang belum terwujud. Kalau Tuhan mengizinkan, saya benar-benar ingin melatih di sana. Terkait timnya, boleh apa saja. Biar Tuhan yang mengatur," kata sosok asal Rio de Janeiro, Brasil tersebut.
Jacksen pun tercatat telah membawa Mutiara Hitam, julukan Persipura Jayapura, menjadi juara ISL sebanyak tiga kali plus sebagai runner-up pada musim 2010. Selain itu, dinobatkan sebagai pelatih terbaik ISL pada musim 2012-2013. Bahkan, untuk kali pertama Persipura menapak ke babak 16 besar Liga Champions Asia pada tahun 2011.
Sebagai pelatih, Jacksen memulai karirnya di klub Assyabaab di musim 2002-03, kemudian setahun berikutnya direkrut oleh Persebaya Surabaya. Pada musim pertamanya, ia membawa Bajul Ijo, julukan Persebaya, menjadi juara Divisi I pada musim 2002/2003. Kemudian, Persebaya dibuatnya menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia musim 2003/04. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Indonesia-China Hanya Disaksikan 500 Penonton VIP
Tim Nasional 14 Oktober 2013, 21:33
-
China Berlatih Sesuai Kelemahan Indonesia
Tim Nasional 14 Oktober 2013, 21:22
-
Tim Garuda Tetap Butuh Dukungan
Tim Nasional 14 Oktober 2013, 18:27
-
Jacksen Tiago Beberkan Impian Yang Belum Terwujud
Tim Nasional 14 Oktober 2013, 17:44
-
Duo Persipura Dicoret Dari TC Timnas Senior
Tim Nasional 10 Oktober 2013, 20:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR