Jawaban Berkelas Shayne Pattynama Tanggapi Kritik Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Bermain di BRI Super League

Bola.net - Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama, memberikan tanggapan atas kritik yang diarahkan kepada para pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Mereka berkarier di BRI Super League 2025/26.
Pattynama menganggap bahwa kritik merupakan bagian dari dunia sepak bola. Ia memahami sudut pandang publik yang berharap pemain tampil di kompetisi level tertinggi.
"Kritik selalu ada dalam sepak bola. Saya paham orang ingin pemain bermain di liga terbaik," ujar Pattynama kepada wartawan.
Pemain berusia 27 tahun itu menilai perkembangan sepak bola Indonesia perlu dilihat secara menyeluruh. Menurutnya, kompetisi domestik dan Timnas Indonesia saat ini berada dalam proses peningkatan.
"Namun, kita juga harus memahami bahwa sepak bola Indonesia sedang berkembang. Liga dan Timnas terus membaik," kata Pattynama.
Kata-Kata Shayne Pattynama
Pattynama menyebut bahwa meremehkan kompetisi domestik memiliki dampak yang lebih luas. Ia menilai hal tersebut sama dengan merendahkan sepak bola nasional.
"Ketika orang meremehkan liga Indonesia, itu sama saja merendahkan negara sendiri. Banyak pihak bekerja keras untuk membawa sepak bola Indonesia ke level berikutnya," ucap Pattynama.
Ia juga menekankan keterkaitan antara kemajuan kompetisi dan performa tim nasional. Pattynama menilai pertumbuhan Timnas Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kualitas liga.
"Jika ingin Timnas berkembang, liganya juga harus berkembang. Kritik itu perlu, tetapi harus seimbang," tegas Pattynama.
Daftar 7 Pemain Naturalisasi yang Pindah ke BRI Super League Musim Ini
Pattynama memberikan ajakan untuk saling mendukung. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci dalam proses perkembangan sepak bola Indonesia.
"Kita semua harus saling membantu untuk bertumbuh. Setiap pihak memiliki peran dalam kemajuan sepak bola Indonesia," imbuh Pattynama.
Pada musim ini, tercatat tujuh pemain naturalisasi Timnas Indonesia memilih bermain di BRI Super League. Mereka adalah Jordi Amat ke Persija Jakarta, Rafael Struick ke Dewa United, Jens Raven ke Bali United, Thom Haye dan Eliano Reijnders ke Persib, Shayne Pattynama ke Persija, serta Dion Markx ke Persib.
Baca Juga:
- Yah! Bojan Hodak Pastikan Layvin Kurzawa Belum Akan Debut dengan Persib Vs Persis
- Pelatih Persija Prediksi Dony Tri Pamungkas Tinggal Menunggu Waktu Kembali Dipanggil Timnas Indonesia Usai Disanjung John Herdman
- Fans Timnas Indonesia dan The Jakmania Wajib Nonton! Shayne Pattynama Berpotensi Jalani Debut dengan Persija Vs Persita Besok Sore
- Mempertanyakan Kinerja Lini Depan Persib: 4 Laga Terakhir tak Pernah Cetak Lebih Dari 1 Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Persija 30 Januari 2026
Bola Indonesia 29 Januari 2026, 16:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi Swiss vs Jerman 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 17:12
-
Real Madrid vs Bayern Munchen, Antonio Rudiger Ungkap Ancaman Harry Kane
Liga Champions 27 Maret 2026, 15:28
-
Francisco Conceicao Buka Suara Soal Isu Transfer ke Liverpool
Liga Italia 27 Maret 2026, 15:13
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 27 Maret 2026, 15:06
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 27 Maret 2026, 15:06
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 27 Maret 2026, 15:06
-
Final Four Proliga 2026 Putaran 1 Surabaya Segera Dimulai, Siapa Bakal Dominan?
Voli 27 Maret 2026, 15:05
-
Comeback ke Timnas Inggris, Ben White Diminta Selesaikan Masalah Lama
Piala Dunia 27 Maret 2026, 15:04
-
MotoGP Amerika Serikat 2026 di COTA: Dominasi Aprilia dan Tantangan Marc Marquez
Otomotif 27 Maret 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37

























KOMENTAR