Tak Puas Dengan Hasil Persija Jakarta vs Persib di BRI Super League, Fabio Calonego Sindir Kinerja Wasit Asal Uzbekistan

Tak Puas Dengan Hasil Persija Jakarta vs Persib di BRI Super League, Fabio Calonego Sindir Kinerja Wasit Asal Uzbekistan
Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung di pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026) (c) Dok. Persib Bandung

Bola.net - Persija Jakarta ditekuk Persib Bandung di laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarindao, Minggu (10/5/2026) sore WIB.

Di laga itu, Persija keok dengan skor 1-2 dari Persib. Fabio Calonego rupanya tak terima dengan hasil tersebut dan kemudian menyindir kinerja wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov.

"Kalau saya mengatakan semua yang saya pikirkan tentang kepemimpinan wasit, saya pasti akan dihukum dalam waktu yang lama," ujar Calonego.

"Jadi, saya tidak akan berbicara soal wasit," ucap pemain asing yang menjadi jenderal lapangan tengah Persija tersebut.

1 dari 3 halaman

Keputusan Wasit yang Dinilai Kontroversial

Pelatih Persija, Mauricio Souza dalam sesi latihan tim jelang lawan Persib Bandung di BRI Super League, 7 Mei 2026. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Pelatih Persija, Mauricio Souza dalam sesi latihan tim jelang lawan Persib Bandung di BRI Super League, 7 Mei 2026. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Fabio dan pelatih Persija, Mauricio Souza, ditanya tentang kepemimpinan wasit Norsafarov dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Setali tiga uang dengan Fabio, Souza kecewa dengan beberapa keputusan pengadil berusia 32 tahun itu, contohnya ketika tidak memberikan kartu merah kepada gelandang Persib, Luciano Guaycochea.

Padahal, Souza menganggap bahwa Guaycochea melakukan pelanggaran keras dengan menginjak pemain Persija, Rayhan Hannan, dari belakang. Dia makin murka karena wasit VAR, Muhammad Tri Santoso, juga bergeming.

2 dari 3 halaman

Heran dengan Keputusan Bermain di Samarinda

Selain itu, Souza menyebut Stadion Segiri punya lapangan yang buruk. Fabio setuju. Pesepak bola asal Brasil itu juga masih bingung mengapa manajemen Persija membawa laga sepenting ini ke Samarinda.

"Dan menanggapi apa yang dikatakan Coach Mauricio, saya juga hanya ingin memahami kenapa pertandingan ini dibawa ke sini. Memang tidak bisa dimainkan di Jakarta, tetapi ada ratusan lapangan di Indonesia," imbuh Fabio.

"Semua orang tahu tim kami adalah tim yang bermain dari kaki ke kaki. Sedangkan tim Persib bermain seperti yang kalian lihat, direct ball."

"Lalu, pertandingan dimainkan di lapangan seperti ini. Jadi, kalau saya harus mengatakan semua yang ingin saya katakan di sini, saya pasti akan dihukum," ucapnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL