
Bola.net - Timnas Thailand U-19 harus mengakui ketangguhan tuan rumah Timnas Indonesia U-19 dalam duel final Piala AFF U-19 2024. Tuan rumah berhasil jadi juara dengan kemenangan tipis 1-0.
Pada laga yang berlangsung di Gelora Bung Tomo, Surabaya (27/7/2024), Thailand sejatinya menguasai penuh permainan. Tetapi sontekan Jens Raven menjadi pembeda di pertandingan ini.
Sang pelatih, Emerson Pereira da Silva menilai Timnas Thailand U-19 bermain bagus di depan puluhan ribu suporter tuan rumah. Namun, Dewi Fortuna tampak menjauhi mereka.
Di awal permainan, Thailand sejatinya mampu menghadirkan beberapa ancaman berbahaya. Tetapi bola enggan masuk dan dua kali dihentikan tiang gawang.
"Pertandingan bagus, kami berjuang keras. Punya peluang di babak pertama tapi keduanya menerpa mistar dan satu kesalahan dari set-piece mengubah semuanya," sesalnya.
Kesulitan Bongkar Pertahanan
Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengakui pertahanan ketat Timnas Indonesia U-19 di pertandingan ini. Kadek Arel mampu memberikan komando yang tepat sepanjang permainan.
Garuda Nusantara tampil sebagai tim dengan pertahanan terbaik di turnamen ini. Mereka hanya kebobolan dua gol dari lima laga dan itu terjadi di fase grup.
"Babak kedua mereka bermain 4-51 dan sulit untuk melakukan penetrasi ke kotak penalti. Kami mencoba menempatkan pemain dengan skill bagus di antara garis pertahanan. Tetapi tak berhasil," imbuhnya.
Tak Tertekan dengan Suporter

Emerson juga menegaskan timnya tak terganggu dengan suporter Indonesia yang memadati tribune. Tercatat 33 ribu lebih suporter memadati Gelora Bung Tomo.
Walau begitu, dirinya mengakui beberapa pemain merasakan pengalaman pertama bermain dalam kondisi itu. Jadi dia merasa ini adalah pembelajaran yang bagus.
"Mungkin beberapa pemain baru pertama kali bermain dalam kondisi seperti ini. Tetapi tidak ada tekanan. Secara keseluruhan turnamen ini pengalaman yang bagus," katanya.
"Kami akan mempertahankan 90% skuad untuk kualifikasi. Kami memiliki turnamen di Korea Selatan bulan depan dan kami akan meningkatkan diri," tutup Emerson.
Indra Sjafri Ucapkan Terima Kasih
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengucapkan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang turut berperan mendukung tanpa henti.
"Terima kasih banyak kepada semua pemain para staf dan untuk saya terima kasih buat PSSI yang men-support tim ini luar biasa dan ini adalah gelar keempat saya dan ini bukan target utama kita tapi adalah target sasaran," ujar Indra Sjafri.
"Ketua Umum PSSI mengagetkan kami lolos kualifikasi AFC, ikut Piala Asia untuk lolos ke Piala Dunia," lanjutnya dalam wawancara dengan SCTV selepas pertandingan
"Hal itu enggak mustahil kami akan lakukan kalau kita kerja keras, saling bersatu, saling menguatkan dan saya sudah coba pernah delapan besar Piala Asia, satu langkah lagi untuk lolos Piala Dunia dan saya yakin saya bisa mengantarkan itu," jelasnya.
Disadur dari: Bola.com (Wahyu Pratama/Yus Mei Sawitri) 30 Juli 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR