
Bola.net - Kuncoro membeber analisisnya soal penampilan Timnas Indonesia, yang mengalami kekalahan pada laga kontra Timnas Malaysia, tengah pekan lalu. Asisten Pelatih Arema FC ini menyebut Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- kalah karena kondisi mereka tak prima.
"Secara teknik dan taktik, tak ada yang salah dengan permainan Timnas Indonesia. Terbukti, pada babak pertama, mereka bisa mendominasi permainan," sambungnya.
"Namun, pada babak kedua, ketika kondisi fisik pemain Timnas Indonesia menurun, ganti Timnas Malaysia yang menekan. Kondisi inilah yang menjadi masalah," sambungnya.
Sebelumnya, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan kala menjamu Timnas Malaysia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Pada laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (05/05), skuad besutan Simon McMenemy tersebut kalah dengan skor 2-3.
Kekalahan ini membuat Indonesia sementara berada di dasar klasemen. Tak hanya itu, kekalahan ini memantik kekecewaan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, Malaysia dikenal sebagai rival Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy sendiri mengaku kekalahan ini tak lepas dari kondisi anak asuhnya yang tak dalam kondisi prima. Hal ini, menurut pelatih asal Skotlandia tersebut, tak lepas dari terkurasnya kondisi Stefano Lilipaly di kompetisi lokal.
Bagaimana pendapat Kuncoro soal jadwal kompetisi yang disebut McMenemy sebagai penyebab buruknya kondisi penggawa Timnas Indonesia? Simak di bawah ini.
Enggan Komentari Soal Jadwal
Kuncoro sendiri tak mau banyak berkomentar soal jadwal kompetisi, yang dituding sebagai penyebab buruknya kondisi penggawa Timnas Indonesia. Mantan penggawa Timnas Indonesia ini menyebut bahwa tidak etis baginya untuk berkomentar soal kompetisi.
"Yang pasti, jadwal ini kan berhubungan dengan pihak lain, termasuk sponsor," tuturnya.
"Saya sendiri tak bisa berkomentar banyak soal ini. Namun, jika terkait teknis, analisis saya ya soal kondisi tersebut," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Isi Tenaga, Arema FC Gelar Latihan Fisik di Pantai Balekambang
- Diminta Warganet Kembali Perkuat Timnas Indonesia, Respon Muhammad Ridho?
- Kerusuhan Suporter, Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Minta Maaf
- Timnas Indonesia Sering Kebobolan, Andritany Sudah Pantas Dilengserkan?
- KPSN: Kerusuhan Oknum Suporter Timnas Indonesia Memalukan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alberto Goncalves, Pemain Naturalisasi Terbaik di Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 September 2019, 23:41
-
Thailand dan Masalah Satu Striker Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 September 2019, 23:13
-
Otavio Dutra Bersabar Jadi Pendukung Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 September 2019, 23:03
-
Faktor Nonteknis di Balik Kekalahan Timnas Indonesia dari Malaysia
Tim Nasional 7 September 2019, 22:42
-
Suporter Belum Dewasa, Indonesia Belum Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20?
Tim Nasional 7 September 2019, 22:32
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR